Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Para Pria, Panjang Jari Anda Bisa Tunjukkan Besarnya Risiko Kena Kanker Prostat

Pada tahap awal, biasanya tidak ada gejala tetapi penelitian menunjukkan panjang jari Anda mungkin menunjukkan risiko Anda.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 September 2020  |  15:28 WIB
Ilustrasi penderita prostat - Istimewa
Ilustrasi penderita prostat - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kanker prostat adalah kanker paling umum pada pria di Inggris, dengan sekitar satu dari delapan pria didiagnosis dengan kanker tersebut selama hidup mereka.

Pada tahap awal, biasanya tidak ada gejala tetapi penelitian menunjukkan panjang jari Anda mungkin menunjukkan risiko Anda.

Kanker prostat biasanya berkembang perlahan, jadi mungkin tidak ada tanda-tanda selama bertahun-tahun. Menurut NHS, gejala kanker prostat biasanya tidak muncul sampai prostat cukup besar untuk memengaruhi saluran yang membawa urin dari kandung kemih keluar dari penis (uretra). Jika ini terjadi, Anda mungkin melihat sejumlah gangguan pada kebiasaan mandi Anda.

Gejala kanker prostat: Satu-satunya tanda penyakit mematikan yang harus diwaspadai oleh semua pria. Menurut NHS, ini termasuk:

1. Buang air kecil lebih sering, lebih sering pada malam hari

2. Perlu buru-buru ke toilet

3. Kesulitan untuk mulai buang air kecil (ragu-ragu)

4. Mengejan atau membutuhkan waktu lama saat buang air kecil

5. Aliran lemah

6. Merasa kandung kemih Anda belum dikosongkan sepenuhnya

7. Darah dalam urin atau darah dalam air mani.

Namun, gejala tersebut tidak selalu berarti Anda menderita kanker prostat.

"Mereka bisa disebabkan oleh kondisi prostat lainnya seperti pembesaran jinak dan prostatitis," kata Christian Brown, Konsultan Ahli Bedah Urologi di The Prostate Center, Harley Street Clinic, bagian dari HCA Healthcare UK dilansir dari Express.

Seperti yang dijelaskan Brown, seorang ahli urologi dapat menyelidiki dan memberikan diagnosis yang akurat.?

"Namun, penting bagi Anda untuk segera mencari pertolongan medis dan tidak menunda, karena diagnosis dini adalah kunci untuk meningkatkan hasil dan kelangsungan hidup," dia memperingatkan.

Apakah Anda berisiko?

Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kanker prostat, meskipun sejumlah hal dapat meningkatkan risiko Anda mengembangkan kondisi tersebut.

Penelitian telah mengidentifikasi beberapa hubungan risiko yang mengejutkan dengan kanker prostat.

Salah satu faktor risiko mengejutkan yang telah diidentifikasi adalah panjang jari Anda.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Cancer menemukan bahwa jika jari telunjuk lebih panjang dari jari manis mereka, pria 33 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menderita kanker prostat daripada mereka yang jari telunjuknya sama panjang atau lebih pendek dari jari manis mereka, Brown melaporkan.

Faktor risiko mengejutkan lainnya adalah pria dengan tinggi badan lebih tinggi mungkin lebih rentan terhadap kanker prostat daripada rekan mereka yang lebih pendek.

Dalam sebuah penelitian di Inggris, para peneliti mempelajari hanya di bawah 10.000 pria yang menderita atau tidak menderita kanker prostat pada saat itu dan menemukan bahwa pria tertinggi memiliki peluang 19 persen lebih tinggi terkena kanker prostat dibandingkan dengan pria terpendek, kata Brown.

Selain itu, jenis kelamin anak Anda mungkin mengindikasikan risiko Anda terkena kanker prostat.

Menurut sebuah penelitian di Israel, pria yang hanya memiliki anak perempuan mungkin hingga 60 persen lebih mungkin untuk didiagnosis dengan kanker prostat daripada mereka yang memiliki anak laki-laki tunggal, lapor Brown.

"Ini karena pria yang memiliki gen tertentu pada kromosom Y mereka lebih cenderung memiliki anak perempuan daripada laki-laki - dan gen yang sama ini dikaitkan dengan tingkat kanker prostat yang lebih tinggi," katanya.

Bagaimana dengan faktor risiko yang lebih umum? Menurut Brown, faktor risiko yang mapan meliputi:

1. Usia - meskipun kanker prostat dapat ditemukan pada pria di bawah usia 50 tahun, sebagian besar kasus didiagnosis pada pria di atas 50 tahun, dan insidensinya jauh lebih tinggi pada pria berusia 75 tahun ke atas.

2. Riwayat keluarga - beberapa bentuk kanker prostat adalah keturunan dan pria yang memiliki saudara laki-laki atau ayah dengan kanker prostat atau ibu atau saudara perempuan dengan kanker payudara dua kali lebih mungkin untuk menderita.

3. Ras - kanker prostat menyerang semua pria, namun, tingkat kanker prostat lebih tinggi pada pria dari keturunan Afrika-Karibia atau Afrika dan lebih rendah pada pria Asia

4. Obesitas - pria yang kelebihan berat badan tidak lebih mungkin menderita kanker prostat meskipun mereka lebih mungkin untuk didiagnosis pada tahap selanjutnya dari penyakit yang lebih sulit untuk diobati. Hal ini diduga karena kombinasi faktor hormonal yang terkait dengan massa tubuh tambahan yang mendorong pertumbuhan kanker.

Tautan obesitas menunjukkan bahwa Anda dapat mengurangi risiko kanker prostat dengan makan makanan seimbang dan olahraga teratur - faktor-faktor yang mendorong penurunan berat badan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker prostat
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top