Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Yang Harus Kamu Tahu Jika Nonton Bioskop Selama Pandemi

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memasukkan pergi ke bioskop dalam daftar kegiatan berisiko tinggi. Ini karena bioskop membawa orang-orang ke dalam ruangan dan berada dalam jarak dekat untuk waktu yang lama, kata Anne Rimoin, PhD, MPH, profesor epidemiologi di UCLA Fielding School of Public Health.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  18:26 WIB
Gedung Bioskop
Gedung Bioskop

Bisnis.com, JAKARTA – Bagi Kamu yang berancang-ancang ingin ke bioskop, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memutuskan apakah akan pergi ke bioskop atau tidak.

Menyusul dengan mulai berlakunya PSBB transisi, beberapa sektor usaha termasuk bioskop telah mulai dibuka dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan.

Kota Bandung contohnya yang telah mengizinkan sembilan bioskop untuk dibuka mulai Jum'at  9 Oktober lalu. Jakarta tampaknya juga akan segera menyusul membuka bioskop yang saat ini masih dalam tahap diskusi.

Dikutip dari Health, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memasukkan pergi ke bioskop dalam daftar kegiatan berisiko tinggi. Ini karena bioskop membawa orang-orang ke dalam ruangan dan berada dalam jarak dekat untuk waktu yang lama, kata Anne Rimoin, PhD, MPH, profesor epidemiologi di UCLA Fielding School of Public Health.

“Virus ditularkan melalui tetesan saat kita berbicara, tertawa, dan bernapas. Bioskop adalah tempat Anda duduk dengan ruangan yang penuh dengan orang asing yang makan dan minum selama dua hingga tiga jam dengan ventilasi yang kurang optimal, ”jelas Rimoin. “Ini persis jenis skenario yang harus kita hindari untuk mengurangi peluang penyebaran virus.”

Kemungkinan penularan di dalam bioskop serupa dengan yang terjadi di dalam restoran, tambah Carol A. Winner, MPH, pendiri gerakan jarak pribadi Give Space pada tahun 2017.

“Meskipun orang berbicara lebih sedikit di teater, maskernya bisa lepas, dan kemudian bahaya datang ketika mereka tertawa, batuk, bersin, dan kemudian mencoba berbicara dengan teman mereka yang jaraknya satu setengah meter, ”kata Winner.

Karena itu, sangat penting menjaga protokol kesehatan tetap diberlakukan selama Anda menonton bioskop.

Dikutip dari cinemasafe.org pada Selasa (13/10/2020), Asosiasi Pemilik Teater Nasional Amerika merekomendasikan protokol kesehatan yang spesifik untuk bioskop:
- Semua orang wajib selalu memakai masker.
- Menerapkan social distancing atau jarak sosial
- Mengurangi kapasitas bioskop
- Saringan udara bekerja dengan baik dengan meningkatkan ventilasi udara bila memungkinkan
- Sering mencuci tangan
- Gunakan hand sanitizer
- Auditorium harus di disinfektan setiap pergantian pemutaran film
- Melatih karyawan untuk menghadapi tanda dan gejala Covid-19
- Usahakan transaksi secara digital (cashless)
- Belilah tiket secara online (contactless)
- Jika merasa tidak sehat, tinggallah di rumah

Mengingat saat makan dan minum diperbolehkan tidak menggunakan masker, apakah staf akan memonitor penggunaan masker selama pemutaran film berlangsung masih belum diketahui dikutip dari Polygon.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memiliki petunjuk saat berkegiatan di luar rumah termasuk perpustakaan, belanja, menaiki transportasi umum dan juga bioskop.

Ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan saat akan keluar rumah:
- Apakah Covid-19 sedang menyebar di daerah mu?
- Akankah kamu berkontak dengan orang yang sakit atau orang yang tidak menggunakan masker?
- Apakah kamu memiliki risiko komplikasi Covid-19?
- Apakah kamu proaktif untuk melindungi diri dari virus?
- Apakah kamu secara pribadi memiliki gejala Covid-19?

Sesuai dengan anjuran pemerintah maupun WHO, selama masa pandemi ini dalam keseharian kita diminta untuk selalu memperhatikan 3M; memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Bioskop Trans TV
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top