Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Alasan Orang Suka Hal-hal Berbau Horor

Take It Chapter One, adaptasi 2017 dari novel mimpi buruk Stephen King, sebagai buktinya orang menyukai film horor. Film ini menghasilkan lebih dari US$700 juta di box office di seluruh dunia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 Oktober 2020  |  10:36 WIB
Film horor Rings akan ditayangkan Trans TV. - poster
Film horor Rings akan ditayangkan Trans TV. - poster

Bisnis.com, JAKARTA - Film horor itu menakutkan. Membuat Anda berpikir tentang kematian dan ketakutan dalam hidup Anda.

Namun, banyak orang yang suka menyaksikan film horor bahkan semua hal yang berbau horor dalam kehidupannya.

Take It Chapter One, adaptasi 2017 dari novel mimpi buruk Stephen King, sebagai buktinya orang menyukai film horor. Film ini menghasilkan lebih dari US$700 juta di box office di seluruh dunia.

Artinya, penonton bioskop rela berbondong-bondong ke bioskop karena pilihan untuk melihat badut pembunuh meneror sekelompok anak.

Jadi apa yang menyebabkan orang sangat suka hal berbau horor? Berikut alasannya seperti dilansir dari Health.com :

1. Rasa takut bisa memicu adrenalin

Meskipun film horor itu palsu, menontonnya dapat memicu respons ketegangan yang sangat nyata, kata beberapa ahli.

“Otak tidak selalu membedakan antara fantasi dan kenyataan secara efektif,” Krista Jordan, PhD, psikolog klinis yang berbasis di Austin, Texas.

Menurut Jordan, jenis kesalahan yang sama dapat terjadi saat Anda menonton film horor. “Otak pada saat itu lupa bahwa apa yang dilihatnya bukanlah bahaya nyata dan kemudian menagih respons fisiologis,” katanya.

Pada akhirnya, kimia pada otak memicu adrenalin dan euforia seperti endorfin dan dopamin yang semuanya dapat memompa Anda dan membuat Anda merasa tegang tapi sekaligus puas.

2. Anda ketakutan, tetapi Anda juga aman

Anda mungkin mendapatkan adrenalin saat menonton film horor, tetapi sebenarnya Anda tidak dalam bahaya apa pun saat menonton.

"Anda melihat hal-hal menakutkan dalam lingkungan yang terkendali, dan saya pikir itu adalah sesuatu yang kita semua dambakan," kata Margot Levin, PhD, psikolog klinis yang berbasis di New York City.

"Ini kembali ke masa kanak-kanak. Pikirkan tentang seorang balita yang sedang belajar berjalan. Salah satu hal yang mereka suka lakukan adalah melarikan diri dari orang tuanya, sampai ke titik tertentu yang agak menakutkan, dan kemudian lari kembali. Ini tentang bermain dengan bahaya tetapi dengan rasa aman,"tambahnya.

Meskipun tidak ada ancaman nyata, banyak orang masih merasakan pencapaian dan mampu menaklukan rasa takutnya, ketika mereka menonton film horor.

3. Membantu Anda bersiap untuk yang terburuk

Film horor memberi Anda gambaran sekilas tentang bagaimana situasi yang mengancam jiwa mungkin terjadi, yang dapat membuat Anda merasa lebih siap menghadapi bahaya yang sebenarnya.

4. Horor mengajari Anda untuk mengatasinya

Selain memberi Anda semacam pedoman, para ahli mengatakan menonton film horor dapat membantu Anda mempraktikkan strategi koping.

Penelitian menunjukkan bahwa penggemar horor lebih tangguh dan tidak terlalu tertekan secara psikologis daripada penggemar non-horor dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini kemungkinan karena keterampilan mengatasi mereka yang terasah dengan baik.

5. Memungkinkan Anda menjelajahi sisi gelap Anda sendiri

Erin Hadley, PhD, seorang psikolog klinis di Philadelphia, mengatakan salah satu alasan orang mungkin tertarik pada horor, adalah karena memungkinkan Anda menjelajahi bagian-bagian tabu diri kita sendiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

horor hantu
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top