Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit Ginjal di Tengah Pandemi

Orang yang terkena ginjal harus dengan cermat menjaga dirinya sendiri, berikut ini penjelasan dokter spesialis penyakit dalam tentang menjaga pasien ginjal di tengah pandemi Covid-19.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 24 Oktober 2020  |  21:13 WIB
Ginjal sehat - boldsky.com
Ginjal sehat - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih ada mengkhawatirkan semua orang, pasalnya orang yang sehat aja bisa terkena penyakit ini, apalagi yang sudah memiliki penyakit bawaan. Penyakit ginjal misalnya. Banyak hal dilematis yang dihadapi oleh penderita ginjal.

Dokter spesialis penyakit dalam, Decsa Medika mengatakan bahwa pada dasarnya penyakit ginjal adalah gangguan struktur yang mengakibatkan ginjalnya tidak berfungsi padahal ginjal banyak sekali fungsinya. Orang yang terkena penyakit ginjal tentu sangat rentan tertular Covid-19.

“Kalau disandingkan, orang sehat atau normal sama orang yang kena penyakit ginjal, lebih mudah tertular Covid yang mana?ya jelas yang sakit ginjal. Tapi, orang normal apabila terinfeksi Covid juga dapat terkena penyakit ginjal. Jadi karena ginjal ini tidak dialiri oleh nutrisi dan oksigen, kebanyakan karena gangguan tubuh secara keseluruhan, kalau di Covid jadi ginjalnya ngambek, lalu tidak berfungsi dengan baik,” tuturnya dalam siaran live instagram @lawancovid19_id, Sabtu (24/10/2020).

Orang yang terkena ginjal juga bisa menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19, jadi pasien ginjal yang sudah tertular Covid ini tidak menunjukkan gejala, namun sewaktu dilakukan screening atau rontgen paru-paru baru terlihat bahwa ia mengidap Covid juga. Pasalnya, pasien ginjal juga mengalami batuk karena ketika cuci darah terdapat penumpukkan cairan.

Tentu menjadi dilema, ketika orang yang sudah terkena penyakit ginjal, di tengah kerentanan itu juga harus sering pergi ke rumah sakit untuk cuci darah atau test lab. Namun, jangan khawatir karena seharusnya menurut Decsa, beberapa rumah sakit sudah paham regulasi jika orang cuci darah dengan Covid harusnya disendirikan ruangannya, tidak ada jamnya disendirikan sebetulnya ini sudah ada aturannya.

Orang yang terkena ginjal harus dengan cermat menjaga dirinya sendiri. “Jadi yang terpenting adalah dia harus benar-benar menjaga diri, sewaktu ke RS benar-benar harus menggunakan masker medis, atau masker tiga lapis, membawa hand sanitizer, sering-sering mencuci tangan, benar-benar menjaga pola makan dia, pola istirahat, minum obat teratur dan jangan sampai stress,” katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cuci darah ginjal Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top