Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Hindari Penipuan di Online Shop Pakai Oneklik

Misalnya saja, belum lama ini terjadi beberapa modus penipuan yang mengatasnamakan OneKlik.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 November 2020  |  13:47 WIB
Oneklik
Oneklik

Bisnis.com, JAKARTA - Penipuan via online kini marak di tengah orang lebih memilih berbelanja online saat pandemi.

Misalnya saja, belum lama ini terjadi beberapa modus penipuan yang mengatasnamakan OneKlik.

Dikutip dari bca.co.id, kejadian ini biasanya terjadi di toko online, dimana pelaku berpura-pura menjadi pembeli, dan calon korbannya adalah penjual barang di toko online tersebut.

Pelaku berpura-pura tertarik dengan barang jualan calon korban, kemudian pelaku mengatakan bahwa pembayarannya akan dilakukan dengan metode transfer lewat “OneKlik”, dan meminta nomor kartu ATM calon korban dan kode OTP yang terkirim via SMS ke nomor HP calon korban. Supaya lebih meyakinkan, pelaku mengirimkan screen shoot interface “OneKlik abal-abal” agar calon korban terkecoh. 

Dalam kasus seperti ini, pelaku mengincar calon korban khususnya nasabah BCA yang belum paham sepenuhnya terkait produk OneKlik, dan juga calon korban yang tidak aware akan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi perbankan (seperti nomor kartu ATM dan juga kode OTP). Akibatnya, pelaku berhasil mencuri sejumlah rupiah dari korban. 

Agar terhindar dari penipuan tersebut, ada 3 hal penting ini yang harus dilakukan menurut BCA seperti berikut ini :

1. OneKlik bukan metode transfer, melainkan metode pembayaran melalui aplikasi merchant, misalnya kamu beli barang di Blibli.com, atau top-up saldo Gopay, pembayarannya langsung di dalam aplikasi merchant. Jadi tidak ada jenis pembayaran dengan metode transfer antar perorangan menggunakan OneKlik.

2. Jangan pernah memberitahukan nomor kartu ATM dan kode OTP kepada siapapun, sekalipun yang mengaku dari Lembaga resmi atau dari calon pembeli online. Nomor kartu ATM dan kode OTP itu termasuk data pribadi kamu yang harus kamu jaga ya guys, tidak boleh diberikan kepada siapapun dengan alasan apapun. Apalagi yang namanya transfer, tidak ada jenis pembayaran transfer dengan meminta nomor kartu ATM dan kode OTP. Itu pasti modus penipu!

3. Saat ini, OneKlik telah meningkatkan fitur layanannya. Berikut poin penting yang terdapat pada layanan OneKlik terbaru:

4. Cara pendaftaran OneKlik / registrasi di aplikasi merchant tidak perlu lagi dengan memasukkan kode OTP yang diterima dari SMS, melainkan aktivasinya diarahkan langsung ke aplikasi BCA mobile. Jadi, bagi merchant-merchant yang sudah menerapkan OneKlik layanan terbaru, ketika orang mendaftarkan / meregistrasikan OneKlik di aplikasi merchant, tidak akan diminta memasukkan kode OTP yang diterima dari SMS lagi, melainkan diarahkan ke BCA mobile untuk melakukan Aktivasi pada fitur Atur OneKlik.

5. Sekarang kamu dapat mengatur total limit transaksi harian OneKlik di seluruh merchant OneKlik melalui BCA mobile. Caranya dengan akses BCA mobile, buka fitur m-Admin di BCA mobile, pilih Atur OneKlik, lalu buka akun aktif, dan pilih Atur Limit (maksimal limit Rp 3 juta per-hari).

6. Kamu juga dapat mem-blokir sementara / buka blokir atau menghapus akun aktif OneKlik kamu, melalui BCA mobile. Caranya sama: akses BCA mobile dan buka fitur m-Admin lalu pilih fitur “Atur OneKlik”. Kemudian kamu tinggal pilih akun mana yang ingn kamu blokir sementara atau hapus. Demikian juga dengan buka blokir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca online shopping
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top