Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gowes Yuk! 5 Alasan Naik Sepeda Selama Pandemi Covid-19

Bersepeda menjadi salah satu olah raga yang cocok dilakukan karena bisa menjaga jarak dengan orang lain. Apalagi, ketahanan tubuh sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari bahaya Covid-19.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 18 November 2020  |  14:29 WIB
Sepeda Lipat Jokowi.  - Element
Sepeda Lipat Jokowi. - Element

Bisnis.com, JAKARTA – Hobi gowes sepeda menjadi fenomena gaya hidup baru selama pandemi Covid-19. Mulai dari anak muda hingga orang tua menjadikan bersepeda sebagai pilihan untuk beraktivitas atau olah raga.

Bersepeda menjadi salah satu olah raga yang cocok dilakukan karena bisa menjaga jarak dengan orang lain. Apalagi, ketahanan tubuh sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari bahaya Covid-19.

Sebelum pandemi, orang-orang biasa berolah raga pergi ke pusat kebugaran atau gym, maupun di luar ruangan dengan sekedar jogging. Bersepeda bisa menjadi alternatif karena dinilai lebih aman dan mudah dilakukan.

Banyak alasan kenapa bersepeda bisa melindungi Anda dari Covid-19. Berikut lima alasan untuk gowes sepeda selama pandemi dikutip dari situs Bikebiz, pada Rabu (18/11/2020):

1. Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Bersepeda memiliki dampak baik bagi kesehatan tubuh manusia. Selama bersepeda, saluran udara tubuh berventilasi baik sehingga dapat menyuplai darah secara maksimal.

"Pernapasan yang lebih dalam membantu membersihkan paru-paru dengan lebih baik. Itu optimal untuk melindungi dari virus Covid-19," ungkap Ahli Virologi Michael Barczok.

Dengan bersepeda di ruangan terbuka, Anda akan terpapar sinar matahari sehingga menambah asupan vitamin D ke dalam tubuh. Bersepeda juga akan membantu meningkatkan mood dan efektivitas tidur. Selain itu, bersepeda juga bisa menurunkan tekanan darah dan baik untuk penderita diabetes.

2. Olahraga Rutin
Banyaknya pusat kebugaran, gym, dan taman yang ditutup selama pembatasan soal berskala besar (PSBB) membuat banyak orang sulit berolah raga. Aktivitas gowes atau mengendarai sepeda bisa menjadi solusi atas permasalahan tersebut. 

"Lakukan latihan yang cukup intens selama 150 menit selama seminggu, seperti berjalan kaki dan bersepeda. Lakukan ini secara rutin," ungkap Barczok yang bekerja di Intitut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Belanda (RIVM).

3. Alternatif Transportasi
Sepeda juga merupakan alternatif jika tidak bisa menggunakan transportasi umum. Bersepeda tidak hanya menjaga jarak dari orang lain, tapi mengurangi risiko dari kontaminasi termasuk menyentuh permukaan ketika di angkutan umum.

4. Otomatis Jaga Jarak
Menurut peneliti obat asal Jerman Gerd Antes, sepeda merupakan bentuk perlindungan sempurna. Anda dengan cepat menjaga jarak dari orang lain jika naik sepeda. Potensi untuk menghirup tetesan mikro yang menularkan virus Covid-19 saat bersepeda hampir nol.

5. Lebih Bahagia
Tingkat stres manusia berpotensi meningkat akibat ketidakpastian ekonomi selama pandemi Covid-19. Tak heran, relaksasi tubuh menjadi hal yang sangat penting. Bersepeda akan membiarkan tubuh dan pikiran rileks. Hormon bahagia akan dilepaskan sehingga tubuh Anda terhindar dari stres. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda kesehatan Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top