Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasokan Vaksin Virus Corona Bakal Dijatah Amerika Serikat

Amerika Serikat akan mengutamakan orang-orang yang menjadi garda terdepan untuk menerima vaksin virus corona, lalu didistribusikan secara umum.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 20 November 2020  |  15:04 WIB
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Amerika Serikat memutuskan untuk membatasi kelompok yang mendapatkan vaksin virus corona (Covid-19) pada tahun depan.

Mengutip dari USA Today, Jumat (20/11/2020), Akademi Ilmu Pengetahuan, Teknik, dan Kedokteran AS telah menguraikan rencana untuk distribusi vaksin virus corona yang adil sebagai kerangka kerja oleh Komite Penasihat Pusat Pengendalian Penyakit untuk Praktik Imunisasi.

Vaksin Covid-19 pertama diperkirakan akan disahkan oleh Food and Drug Administration pada bulan depan, dengan distribusi akan dimulai tidak lebih dari 24 jam ke setiap negara bagian melalui serikat pekerja.

Vaksin kedua dapat disahkan dua minggu kemudian. Vaksin corona ini cukup untuk 20 juta orang dan direncanakan akan tersedia pada Desember, dan lebih banyak lagi akan tersedia pada 2021.

Adapun kelompok yang lebih awal menerima vaksin virus corona adalah orang-orang yang mempertaruhkan hidup mereka untuk merawat orang sakit dan menjaga keamanan masyarakat.

Penerima vaksin virus corona (Covid-19) awal adalah tenaga kesehatan termasuk perawat kesehatan garis depan, petugas kebersihan dan pengemudi ambulans. Ada tiga kelompok prioritas lain sebelum populasi umum. Untuk menjangkau semua orang bisa memakan waktu hingga satu tahun.

Adapun vaksin Pfizer berasal dari perusahaan asal Amerika Serikat, Pfizer yang menggandeng perusahaan asal Jerman, BioNTech, telah  melibatkan 44.000 orang dalam uji klinis vaksin virus corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pfizer Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top