Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Simak! Ini Menu Sarapan untuk Diet

Tetapi bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, mengonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat tinggi ini untuk sarapan tidak akan membantu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 November 2020  |  14:57 WIB
Alpukat - boldsky.com
Alpukat - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Roti panggang mentega dengan segelas jus buah campuran mungkin terdengar seperti pilihan sarapan yang lezat.

Tetapi bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, mengonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat tinggi ini untuk sarapan tidak akan membantu.

Lantas, sarapan seperti apa yang ideal untuk menurunkan berat badan?

Sarapan yang bertujuan untuk mengurangi berat badan Anda harus mengandung karbohidrat kompleks, lemak sehat, serat, dan protein. Ya, sarapan yang sehat seharusnya merupakan kombinasi dari semua nutrisi penting ini. Memiliki nutrisi penting ini di piring sarapan Anda setiap hari pasti akan membantu Anda menggerakkan timbangan.

Terlepas dari apa pun yang dikatakan seseorang kepada Anda, pastikan untuk tidak melewatkan sarapan dan terutama saat Anda mencoba menurunkan berat badan. Ketika Anda mencoba menghemat kalori dengan tidak sarapan, yang terjadi justru sebaliknya. Melewatkan sarapan dalam banyak kasus menyebabkan makan berlebihan di kemudian hari dan mengemil makanan yang kurang bergizi.

Mereka yang berjuang menurunkan berat badan harus mencoba kombinasi yang berbeda untuk memasukkan karbohidrat kompleks, lemak sehat, protein dan serat dalam sarapan harian mereka. Makan sarapan sehat yang sehat membuat Anda kenyang lebih lama dan mencegah ngemil tanpa pikiran.

Studi telah menemukan bahwa orang yang makan sarapan lebih banyak cenderung menurunkan berat badan lebih banyak daripada orang yang makan sarapan lebih sedikit. Sarapan yang lebih banyak juga membuat Anda tetap berenergi dan membantu Anda berolahraga lebih baik. Berikut 3 jenis makanan yang harus dikonsumsi saat sarapan

1. Karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang serat dan pati alaminya belum terkelupas. Karbohidrat jenis ini memiliki rantai molekul gula yang lebih panjang, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, membuat Anda merasa energik dan membuat Anda kenyang lebih lama. Beberapa contoh umum karbohidrat kompleks termasuk kentang, jagung, kacang-kacangan, buncis, dan lentil.

2. Lemak sehat

?Anda mungkin pernah mendengar banyak hal buruk tentang lemak, tetapi memiliki lemak sebagai bagian dari makanan sebenarnya baik. Tambahkan lemak tak jenuh ke dalam makanan Anda, yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik Anda. Lemak tak jenuh seperti karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat Anda kenyang lebih lama. Beberapa contoh lemak baik termasuk alpukat, selai kacang, kacang-kacangan, biji-bijian, dan beberapa minyak.

3. Protein

?Protein adalah salah satu nutrisi termudah untuk ditambahkan dalam sarapan Anda. Telur, yoghurt yunani, bacon, keju cottage, dan selai kacang adalah beberapa sumber protein yang umum.

4. Serat

?Jika Anda memasukkan semua tiga elemen di atas ke dalam piring sarapan Anda, Anda sudah memiliki semacam elemen serat di dalamnya. Tetapi untuk tambahan serat itu, Anda bisa menambahkan beberapa buah-buahan, sayuran tumis, beri dalam sarapan Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karbohidrat diet
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top