Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rido Slank Rilis Album Solo Legacy Terinspirasi dari Bing Leiwakabessy

Bing Leiwakabessy menjadi sosok yang menginspirasi Rido Slank untuk menuntaskan proyek album Solo Legacy.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 11 Desember 2020  |  16:23 WIB
Bing Leiwakabessy menjadi sosok yang menginspirasi Rido Slank untuk menuntaskan albumnya. - istimewa
Bing Leiwakabessy menjadi sosok yang menginspirasi Rido Slank untuk menuntaskan albumnya. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Ridho Hafiedz, gitaris grup musik Slank merilis album solo musik digital dengan judul Legacy. Album dengan romansa dan nostalgia kampung halaman ini digarap bersama maestro steel guitar tiga jaman, Bing Leiwakabessy (97).

"Kota Ambon dan Maluku selalu memunculkan rasa sentimentil, romansa, manis sekaligus getir yang ada di kumpulan memori," kata Ridho dalam siaran pers pada Jumat (11/12/2020).

Dia menjelaskan sosok Bing Leiwakabessy menjadi sosok yang menginspirasi dirinya untuk segera menuntaskan proyek album ini. Menurutnya, Opa Bing yang bermain musik tanpa beban menjadikan musik begitu murni sebagai sumber kebahagiaan.

"Ini yang membuat saya yakin musik bisa menyatukan 2 hal yang berbeda menjadi 1 yang indah dan jujur," katanya.

Dia menjelaskan sekat getir yang dulu sempat merusak dan memisahkan persaudaraan Maluku larut seketika saat melakukan jamming bersama Opa Bing. Rasa haru dan sesak jadi satu.

"Saya bermain Blues, Opa Bing bermain music Hawaiian yang bahkan dengan bebas dia sebut ini music Mollucasian," tambahnya.

Dia menyematkan LEGACY sebagai nama album agar karyanya menjadi warisan untuk Maluku.

"Kami berdua cinta Maluku. Kami bersaudara meskipun entitas kami berbeda. Kami berdua beda generasi tapi kami sepakat untuk merawat ingatan tentang siapa kami lewat musik dan lewat lagu-lagu berbahasa Maluku yang sudah ada sejak dulu. Untuk meringkas Maluku dan album ini, hanya ada satu kata yang pas yaitu Legacy," katanya.

Dia meyakini diplomasi melalui musik tetap bisa menjadi pemersatu. Selain Opa Bing, Ridho juga menggandeng musisi pendukung lainnya dalam album ini, yaitu Nanda Aulia, Leo Maitimu, Rival Himran, Eric My, Yowie dan Gatut.

Untuk foto album, Ridho berterima kasih kepada sahabat dan juga gurunya dalam seni dan foto, Jay Subyakto. Sedangkan desain album digarap oleh Andi Ari Setiadi.

"Last but not least, terima kasih buat Seroja Hafiedz dan anak-anakku, Marco, Omar, Stella dan Ale Hafiedz. My main support system, for you guys nothing but love," tambahnya.

10 lagu yang ada dalam album Legacy berjudul Hasil Maluku, Sayang Kane, Bisik Bisik Baku Sayang, Kota Ambon, Waktu Hujan Sore Sore, Ole Sio, Hakka Tenjees, Papa Ceda, Ya Hura dan Rasa Sayange. Saat ini telah tersedia dan dapat diunduh melalui platform iTunes, Apple Music. Spotify, Amazon Music, Youtube Music, Deezer, Napster, Tiktok, Joox, Shazam, Yousee Musik, Music Island dan Pandora.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maluku album slank
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top