Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Overdosis Vaksin Corona Pfizer, 4 Orang di Jerman Alami Gejala Mirip Flu

Telah ada 4 orang yang dilaporkan mengalami gejala yang mirip flu dan dibawa ke rumah sakit karena overdosis vaksin virus corona.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  15:31 WIB
Vaksin buatan Pfizer yang disetujui Inggris
Vaksin buatan Pfizer yang disetujui Inggris

Bisnis.com, JAKARTA - Efek vaksin virus corona atau Covid-19 terus bermunculan. Di Jerman, petugas perawatan lansia mengembangkan gejala mirip flu setelah dinyatakan overdosis vaksin.

Total delapan pekerja di kota Stralsund di pantai utara Jerman menerima lima kali lipat dosis vaksin BioNTech-Pfizer yang direkomendasikan selama akhir pekan. Namun empat diantaranya mengembangkan gejala mirip flu dan dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan.

Dari delapan orang, tujuh diantaranya adalah perempuan dan semuanya berusia antara 38 dan 54 tahun.

Administrator distrik setempat Stefan Kerth mengatakan dia sangat menyesali kejadian itu. "Kasus ini disebabkan oleh kesalahan individu. Saya berharap semua yang terkena dampak tidak mengalami efek samping yang serius," kata Kerth seperti dikutip dari 7News, Selasa (29/12/2020).

Jerman, bersama dengan negara-negara Eropa lainnya, mulai memberikan vaksin pada akhir pekan kepada petugas kesehatan dan orang tua.

Tetapi beberapa kota menghadapi penundaan setelah pelacak suhu menunjukkan sekitar 1000 bidikan yang dibuat oleh BioNTech dan Pfizer mungkin tidak disimpan cukup dingin selama transit.

Staf medis menemukan suhu dalam satu kotak pendingin pengangkutan vaksin telah meningkat menjadi 15C. Juru bicara Lichtenfels mengatakan itu di atas maksimum 8C yang ditetapkan oleh produsen. Dia menambahkan bahwa pihaknya belum menerima saran dari BioNtech tentang bagaimana cara melakukannya.

Pemerintah daerah wilayah Upper Franconia Bavaria, di mana beberapa distrik yang terkena dampak berada, mengatakan BioNTech membersihkan vaksin pada Minggu malam.

BioNtech sebelumnya mengatakan bertanggung jawab atas pengiriman ke 25 pusat distribusi Jerman dan negara bagian federal dan otoritas lokal bertanggung jawab atas pengiriman ke pusat vaksinasi dan tim vaksinasi keliling.

“Di sinilah terjadi variasi suhu. Kami berhubungan dengan banyak otoritas untuk memberikan nasihat, namun terserah mereka bagaimana melanjutkannya," kata juru bicara BioNTech.

Dalam presentasi bulan Desember, BioNtech mengatakan setelah dikeluarkan dari freezer, vaksin dapat disimpan hingga lima hari pada 2-8C dan hingga dua jam pada suhu hingga 30C, sebelum digunakan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top