Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tujuh Sumber Protein Alternatif Pengganti Tempe dan Tahu

Ada beberapa sumber protein yang tak kalah bergizi dengan tempe dan tahu.
Ratih Nisa Intana
Ratih Nisa Intana - Bisnis.com 09 Januari 2021  |  08:50 WIB
Daging ikan tuna. - Istimewa
Daging ikan tuna. - Istimewa

Bisnis.com, SOLO - Pada awal tahun, harga kedelai melonjak tinggi dan membuat keberadaan tempe dan tahu di sejumlah daerah langka. Hal ini karena produsen tempe dan tahu memilih menyetop produksi atau memperkecil ukuran produk agar tetap meraih untung.

Banyak orang mengandalkan tempe dan tahu sebagai sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh dan seringkali dimasukkan ke menu diet. Tak hanya itu, tempe memberikan lebih banyak protein, serat, zat besi, dan kalium per porsi. Sementara itu, tahu mengandung lebih banyak kalsium dan lebih rendah kalori.

Tak hanya mudah untuk disajikan dalam berbagai menu makanan, tempe sangat kaya akan prebiotik yaitu serat yang tidak dapat dicerna yang memberi makan bakteri sehat di usus. Kedua makanan ini juga sebagai sumber isoflavon yang kaya dan dikaitkan dengan manfaat seperti pencegahan kanker serta peningkatan kesehatan jantung.

Tapi jangan risau bila kesulitan mendapatkan tempe atau tahu di pasaran. Ada beberapa sumber protein yang tak kalah bergizi dengan tempe dan tahu. Merangkum dari berbagai sumber, Jumat (8/1/2021) berikut tujuh rekomendasi makanan sebagai sumber protein.

1. Dada ayam
Dada ayam adalah salah satu makanan kaya protein yang paling populer. Jika dimakan tanpa kulit, sebagian besar kalorinya berasal dari protein. Dada ayam juga sangat mudah dimasak dan serbaguna. Makanan ini mengandung 75% kalori. Satu dada ayam panggang tanpa kulit mengandung 53 gram dan hanya 284 kalori. Selain sebagai sumber protein, ayam juga mengandung niasin, vitamin B6, selenium, dan fosfor yang baik untuk tubuh.

2. Telur
Telur adalah sumber vitamin, mineral, lemak sehat, antioksidan pelindung mata, dan nutrisi otak yang dibutuhkan. Telur mengandung protein tinggi, tetapi putih telur hampir merupakan protein murni. Telur mengandung 33% kalori. Satu telur besar memiliki 6 gram protein dan 78 kalori.

3. Almond
Almond kaya nutrisi penting, termasuk serat, vitamin E, mangan, dan magnesium. Almond mengandung 15% kalori, 6 gram, dan 164 kalori per ons atau 28 gram. Jenis Kacang ini bahkan juga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan, mengendalikan gula darah dan kolesterol, menstabilkan tekanan darah, serta mengurangi risiko kanker usus besar.

4. Susu
Susu adalah sumber protein berkualitas tinggi dan tinggi kalsium, fosfor, dan riboflavin (vitamin B2). Jika kalian mengkhawatirkan asupan lemaknya, pilihlah susu rendah atau nol lemak. Susu mengandung 21% kalori. Satu cangkir susu utuh mengandung 8 gram protein dan 149 kalori. Sedangkan, satu cangkir susu kedelai mengandung 6,3 gram protein dan 105 kalori.

5. Brokoli
Brokoli adalah sayuran sehat yang mengandung vitamin C, vitamin K, serat, dan kalium. Brokoli juga menyediakan nutrisi bioaktif yang dapat membantu melindungi dari kanker. Sayuran ini tinggi protein dibandingkan dengan kebanyakan sayuran lain. Bahkan, satu cangkir atau 96 gram brokoli cincang memiliki 3 gram protein dan hanya 31 kalori.

6. Udang
Udang adalah salah satu jenis makanan laut yang rendah kalori tetapi tinggi berbagai nutrisi, termasuk selenium dan vitamin B12. Seperti ikan, udang mengandung asam lemak omega-3. Udang mengandung 97% kalori. Satu porsi 3 ons atau 85 gram mengandung 20 gram dan hanya 84 kalori.

7. Tuna
Tuna rendah lemak dan kalori tetapi kaya akan sumber protein. Seperti ikan lainnya, tuna merupakan sumber berbagai nutrisi yang baik dan mengandung lemak omega-3. Ikan ini mengandung 84 persen kalori pada tuna kalengan dalam air. Satu kaleng atau 142 gram mengandung 27 gram protein dan hanya 128 kalori.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

protein kedelai

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top