Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menghitung Berapa Lama Virus Corona Bertahan dalam Tubuh dan Waktu Isolasi Mandiri

Namun, dalam beberapa kasus, gejala Covid dapat berlangsung selama beberapa minggu atau lebih, dan ini dikenal sebagai sindrom “Covid panjang” atau pasca-Covid-19.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 Januari 2021  |  07:46 WIB
Gelanggang Olahraga (GOR) Tambora menjadi lokasi isolasi mandiri bagi belasan warga dengan kasus konfirmasi Covid-19 tanpa gejala di Jakarta, Selasa (25/8/2020). - Antara
Gelanggang Olahraga (GOR) Tambora menjadi lokasi isolasi mandiri bagi belasan warga dengan kasus konfirmasi Covid-19 tanpa gejala di Jakarta, Selasa (25/8/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menurut otoritas kesehatan Inggris, banyak orang dengan virus corona akan melihat gejalanya mulai mereda setelah beberapa hari atau minggu.

Namun, dalam beberapa kasus, gejala Covid dapat berlangsung selama beberapa minggu atau lebih, dan ini dikenal sebagai sindrom “Long Covid” atau pasca-Covid-19.

Banyak orang merasa lebih baik dalam beberapa hari atau minggu dan sebagian besar akan sembuh total dalam 12 minggu. Namun bagi sebagian orang, gejalanya bisa bertahan lebih lama.

Kemungkinan memiliki gejala jangka panjang tampaknya tidak terkait dengan seberapa sakit Anda saat pertama kali terkena virus corona.

"Orang yang memiliki gejala ringan masih bisa mengalami masalah jangka panjang." Tulis pernyataan mereka.

Long Covid dapat memengaruhi orang dengan berbagai cara, dan gejala umumnya sangat luas.

Gejala COVID-19 yang umum terjadi termasuk kelelahan ekstrim, sesak napas, nyeri dada atau sesak, masalah dengan memori dan konsentrasi ("kabut otak"), kesulitan tidur (insomnia), jantung berdebar-debar, pusing dan kesemutan.

Nyeri sendi, depresi dan kecemasan, tinitus, sakit telinga, rasa mual, diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan, suhu tinggi, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, perubahan indra penciuman atau perasa dan ruam juga merupakan gejala umum long Covid.

NHS merekomendasikan jika orang khawatir karena mengalami gejala  empat minggu atau lebih setelah terkena Covid-19, mereka harus menghubungi dokter  untuk konsultasi.

Selain itu, orang yang dites positif Covid-19 harus mengisolasi diri, untuk mencegah penyebaran virus ke orang lain.

Periode isolasi sendiri adalah 10 hari, dan itu termasuk hari gejala dimulai atau hari tes dilakukan jika pasien tidak memiliki gejala, dan 10 hari penuh setelahnya.

Jika seseorang yang mengisolasi diri mengalami gejala virus corona, periode isolasi diri dimulai lagi dari hari setelah gejala dimulai.

NHS menyatakan orang dengan virus corona dapat berhenti mengisolasi diri setelah 10 hari jika mereka tidak memiliki gejala apa pun, atau jika orang tersebut hanya batuk atau mengalami perubahan pada indra dan penciuman.

Ini karena batuk atau perubahan indra dan penciuman "dapat berlangsung selama berminggu-minggu setelah infeksi hilang".

Orang harus terus mengisolasi diri jika suhu tubuh mereka tinggi, atau jika merasa panas dan menggigil.

Hidung berair, bersin, merasa atau sedang sakit dan diare juga merupakan gejala yang berarti seseorang perlu memperpanjang isolasi diri, sampai gejala tersebut tidak lagi muncul.

Dalam kasus diare atau sakit, penderita harus tinggal di rumah selama 48 jam setelah gejala berhenti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Hotel Isolasi Mandiri
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top