Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Obat Radang Sendi bisa Jadi Penyelamat Pasien Virus Corona

Pasien virus corona (Covid-19) yang mengalami gejala berat mendapatkan obat radang sendi untuk mengurangi infeksi serius.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 12 Februari 2021  |  12:46 WIB
Petugas medis merawat pasien yang terinfeksi Virus Corona di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Scripps Mercy, di Chula Vista, California, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2020). - Antara/Reuters
Petugas medis merawat pasien yang terinfeksi Virus Corona di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Scripps Mercy, di Chula Vista, California, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Penelitian terbaru menunjukkan, obat radang sendi juga bisa digunakan untuk menyelamatkan para pasien virus corona (Covid-19) bergejala berat.

Sejumlah ahli menemukan pada setiap 25 pasien yang diberikan obat radang sendiri tocilizumab, bersama dengan steroid generik yang diberikan secara rutin, meningkatkan kesembuhan pada pasien virus corona.

“Saat ini sejumlah rumah sakit juga mulai melakukan penanganan dengan cara ini untuk meningkatkan keselamatan pasien dan angka kesembuhan dan tak masuk ruang perawatan intensif,” ujar sejumlah dokter di NHS, mengutip BBC, Jumat (12/2/2021).

Uji klinik dengan 4.000 relawan terkait pemberian obat radang sendi telah dilakukan. Para peneliti mengatakan hasilnya menjadi “kemajuan luar biasa” pada penanganan Covid-19.

Sebelumnya, sejumlah peneliti Inggris juga menemukan obat pengencer darah bisa digunakan untuk meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19. Jurnalnya diterbitkan di British Medical Journal, Jumat (12/2/2021).

Dari penelitian yang dilakukan pada 4.000 pasien, sekitar 14 persen dari pasien yang diberikan obat pengencer darah atau antikoagulan meninggal karena Covid-19 bergejala berat dalam 24 jam setelah masuk rumah sakit. Namun, jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan 19 persen pasien yang tidak meninggal dunia.

Para pasien mendapatkan suntikan heparin, pengencer darah yang dijual secara generik dari produsen obat Teva Pharmaceutical Industries Ltd.

Merujuk pada studi tersebut, pasien yang mendapatkan antikoagulan atau pengencer darah tidak memiliki risiko perdarahan.

Kendati demikian, studi ini masih berupa hasil observasi, yang artinya masih perlu dikonfirmasi kembali melalui uji klinik yang beberapa sudah mulai dilakukan.

Selain itu, salah satu pengobatan murah yang sudah mencatatkan sukses besar lainnya adalah penggunaan dexamethasone, obat steroid yang ternyata menunjukkan penurunan risiko kematian hingga sepertiga pasien yang sudah menggunakan ventilator.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top