Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proses Lab Rampung, Bibit Vaksin Merah Putih Siap Diserahkan ke Bio Farma

Pengembangan Vaksin Merah Putih sendiri rencananya akan melibatkan sejumlah institusi seperti Eijkman, PT Bio Farma (Persero), LIPI, dan beberapa lainnya termasuk perguruan tinggi.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  16:02 WIB
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan paparan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan paparan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana pemerintah dalam program Vaksin Merah Putih masih dalam proses pengembangan.

Pengembangan Vaksin Merah Putih sendiri rencananya akan melibatkan sejumlah institusi seperti Eijkman, PT Bio Farma (Persero), LIPI, dan beberapa lainnya termasuk perguruan tinggi.

Menteri Riset dan Teknologi, Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan saat ini pengembangan vaksin Merah putih di skala laboratorium sudah hampir 100 persen tuntas.

"Rencananya Maret 2021 ini,kemungkinan mendekati akhir. Kami akan mulai menyerahkan bibit vaksinnya ke Bio Farma. Jadi tahapan di lab itu sudah hampir 100 persen," katanya pada sesi acara virtual yang diadakan oleh Kemenristek bertajuk Inovasi Indonesia Untuk Indonesia Pulih, Bangkit, dan Maju (2/3/21)

Bambang menambahkan, setelah mendapat bibit vaksin, langka Bio Farma masih berlanjut dengan lakukan optimasi dan purifikasi guna membersihkan bibit vaksin kemudian melakukan uji klinis.

Vaksin juga harus mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) supaya bisa diproduksi secara massal dan digunakan oleh masyarakat.

Berdasarkan data dari Bisnis, Minggu (28/2/21), Juru Bicara dan Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan perusahaan secara intens terus berkoordinasi dengan Eijkman dalam pengembangan Vaksin Merah Putih.

“Saat ini, masih diperlukan waktu untuk melakukan optimasi dalam proses pengembangannya. Bio Farma dan Eijkman terus secara intens melakukan koordinasi dalam riset Vaksin Merah Putih,” kata Bambang kepada 

Selain Eijkman, sejumlah institusi yang terlibat dalam pengembangan Vaksin merah Putih, antara lain Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Institute Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Gadjah Mada (UGM), PT Kalbe Farma Tbk., Biotis, dan Tempo Scan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bambang brodjonegoro Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top