Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali Tanda-tanda Anak Sedang Berbohong

Penting untuk diingat bahwa hanya karena seorang anak atau remaja menunjukkan ciri-ciri berikut, bukan berarti dia berbohong. Faktor lain, seperti hambatan atau rasa tidak aman, mungkin menjadi penyebabnya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Maret 2021  |  10:26 WIB
Anak berbohong - istimewa
Anak berbohong - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Psikolog Adrian Furnham mengidentifikasi berbagai cara untuk mendeteksi apakah seseorang mungkin tidak jujur. Cara ini juga bisa diterapkan pada anak-anak.

Penting untuk diingat bahwa hanya karena seorang anak atau remaja menunjukkan ciri-ciri berikut, bukan berarti dia berbohong. Faktor lain, seperti hambatan atau rasa tidak aman, mungkin menjadi penyebabnya.

Karena itu, ketika Anda mengamati satu atau lebih dari ciri-ciri berikut ini dari seorang remaja saat membahas suatu masalah penting, terutama yang menempatkan remaja pada posisi, perhatikan. Setidaknya, Anda tahu bahwa dia tidak yakin tentang apa yang dia katakan.

Berikut tanda-tanda anak sedang berbohong seperti dilansir dari Psychology Today:

1. Lama merespon pertanyaan

Sifat ini terutama terlihat jika Anda mengajukan pertanyaan yang mudah diingat dan berorientasi faktual kepada anak atau remaja, seperti: "Apakah Anda pergi ke arcade kemarin sepulang sekolah?" Jika mereka membutuhkan waktu lama untuk menjawab jenis pertanyaan dasar ini, dia mungkin mencoba untuk memberikan jawaban yang "benar", atau yang dimanipulasi, daripada mengatakan kebenaran.

2. Mengubah Topik atau Menjawab dengan hal yang Tidak Relevan dengan pertanyaan

Demikian pula, jika seorang remaja menjawab pertanyaan yang penting dan langsung dengan tanggapan yang mengelak atau di luar topik, dia mungkin menghindari dan menyembunyikan suatu masalah.

3. Suara lebih Tinggi

Nada suara orang biasanya meningkat (terutama menjelang akhir kalimat) saat mendiskusikan sesuatu yang menyebabkan rasa tidak aman, cemas, atau ketakutan. Ini termasuk kemungkinan berbohong, dan merasa tidak nyaman dengan tipuan tersebut.

4. Berbicara dengan cepat

Ketika seorang anak atau remaja berbicara dengan cepat dan tanpa henti dalam menanggapi pertanyaan langsung, dan berbicara cepat bukanlah ciri komunikasi yang normal, dia mungkin berusaha terlalu keras untuk meyakinkan Anda.

5. Gagap

Ketika seseorang gagap bicara, itu mungkin karena gugup, kesadaran diri, atau sikap defensif. Bisa juga termasuk kemungkinan berbohong.

6. Kontak Mata dan Gerakan Mata

Menghindari kontak mata secara alami saat berbicara dapat diartikan sebagai ketidakjujuran, penghindaran, atau pelepasan tanggung jawab.

Selain itu, kedua mata yang melihat lurus ke bawah dapat dilihat sebagai perasaan emosi negatif (seperti kesedihan, keputusasaan, atau rasa bersalah), dan mata yang melihat ke bawah tetapi ke satu sisi dapat diartikan sebagai perasaan negatif, tetapi tidak benar-benar berurusan dengan pengalaman tersebut.

7. Gerakan Fisik

Saat Anda berkomunikasi dengan seorang remaja tentang suatu masalah penting, amati apakah dia menyilangkan tangan atau kakinya, memutar tubuh ke samping dari Anda, memegang benda di depan dadanya untuk melindungi dirinya dari Anda, atau melangkah di belakang sebuah benda. furnitur untuk membangun penghalang fisik dengan Anda. Isyarat non-verbal ini mungkin tidak menandakan kebohongan, tetapi setidaknya, menunjukkan jarak emosional dan kurang dari keterbukaan penuh.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bohong parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top