Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Cara Membangun Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini jelas berdampak terhadap ketahanan keluarga Indonesia. Pasalnya, pagebluk ini memicu kerentanan ekonomi, sosial, masalah relasi antaranggota, perubahan peran, tumbuh kembang anak, hingga masalah kesehatan fisik dan mental.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  16:30 WIB
Happy family. Kurangi sumber beban yang negatif atau membuat stres.  - ANTARA
Happy family. Kurangi sumber beban yang negatif atau membuat stres. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 ini jelas berdampak terhadap ketahanan keluarga Indonesia. Pasalnya, pagebluk ini memicu kerentanan ekonomi, sosial, masalah relasi antaranggota, perubahan peran, tumbuh kembang anak, hingga masalah kesehatan fisik dan mental.

Ketahanan keluarga mencerminkan kecukupan dan kesinambungan akses suatu keluarga terhadap pendapatan dan sumber daya agar mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, seperti pangan, air bersih, pelayanan kesehatan, pendidikan, tempat tinggal, partisipasi di dalam masyarakat dan integritas sosial.

Sosiolog Daisy Indira Yasmine membagikan cara membangun ketahanan keluarga di masa pandemi ini. Hal ini dinilai penting karena semakin baik ketahanan keluarga, semakin baik pula kemampuan suatu keluarga menghadapi perubahan akibat pandemi dan pasca pandemi.

“Manusia dibekali kemampuan beradaptasi dengan situasi kondisi yang ada. Meskipun punya mekanisme bertahan, tingkat adaptasi setiap orang beda-beda tergantung motivasi yang ada di dalam diri seseorang,” kata Daisy pada acara webinar, Senin (22/3/2021).

Daisy mengatakan fokus untuk membangun ketahanan keluarga bukan hanya sekadar beradaptasi, tetapi bagaimana caranya tumbuh menjadi keluarga yang kuat.

Berikut ini tiga cara membangun ketahanan keluarga :

Pertama, kurangi sumber beban yang negatif atau membuat stres. Misalnya, beri jeda agar anak tidak terus-menerus belajar. Pikirkan aktivitas anak yang bisa mendukung tumbuh kembang kemampuannya.

Kedua, menambah hal-hal yang positif, misalnya membangun relasi komunitas yang supportif atau menggunakan virtual meeting untuk meningkatkan engagement

Ketiga, beri ruang pada kemampuan anggota keluarga dalam hal kemampuan mengatur kebutuhan hidupnya sehari-hari. Tujuannya agar keluarga semakin kuat dan berdaya di masa pandemi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keluarga berencana RUU Ketahanan Keluarga
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top