Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ternyata Anak KSAD Ikut Tangani Kasus Serda Manganang

Dokter Alex, anak KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, sudah memiliki pengalaman 20 sampai 30 operasi kasus serupa dengan kasus Manganang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Maret 2021  |  08:23 WIB
Ekspresi dari prajurit TNI AD Serda Aprilio Perkasa Manganang usai mengikuti sidang penggantian identitas secara virtual Pengadilan Negeri Tondano, Sulawesi Utara, di Markas Besar TNI Angkatan Darat, di Jakarta, Jumat (19/3/2021). Pengadilan Negeri Tondano, Sulawesi Utara mengabulkan permohonan pergantian identitas Serda (K) Aprilia Manganang menjadi laki-laki yakni Serda Aprilio Perkasa Manganang. - Antara
Ekspresi dari prajurit TNI AD Serda Aprilio Perkasa Manganang usai mengikuti sidang penggantian identitas secara virtual Pengadilan Negeri Tondano, Sulawesi Utara, di Markas Besar TNI Angkatan Darat, di Jakarta, Jumat (19/3/2021). Pengadilan Negeri Tondano, Sulawesi Utara mengabulkan permohonan pergantian identitas Serda (K) Aprilia Manganang menjadi laki-laki yakni Serda Aprilio Perkasa Manganang. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus hipospadia yang dialami Serda Aprilia Manganang yang kini bernama Aprilio Perkasa Manganang sempat menjadi perhatian nasional.

Saat penanganan mantan atlet volley ball putri itu, anak Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa ternyata terlibat di dalamnya.

Pihak RSPAD menganjak dokter Alexander Akbar Wiratama Perkasa Hendropriyono ikut tergabung dalam tim tersebut.

"Saya dikabari dan diajak bergabung dalam penanganan kasus ini, kebetulan saya lagi off duty di Surabaya jadi saya bersedia datang," kata dokter Alexander Akbar dalam siaran TNI AD di Jakarta, Sabtu (27/3/2021).

Dokter Alexander Akbar Wiratama Perkasa Hendropriyono melakukan pendekatan secara berkala kepada Serda Manganang sebagai persiapan sebelum melakukan tindakan medis operasi./Antara/HO-TNI AD

Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat menggaet dokter muda berprestasi dari Universitas Airlangga itu dan memberinya kesempatan bergabung dalam tim penanganan Serda Manganang. 

Dokter Alex sudah memiliki pengalaman 20 sampai 30 operasi kasus serupa. Dia melakukan pendekatan secara berkala kepada Serda Manganang sebagai persiapan sebelum melakukan tindakan medis operasi.

"Prinsip bedah, bedah plastik yaitu ukur dua kali, potong satu kali, dengan arti persiapan itu sudah (maksimal), kami harus tahu betul bentuk kelainannya seperti apa," katanya.

Ia bersama senior dokter RSPAD mempelajari hal-hal apa yang harus dihindari dan mempelajari teknik apa yang harus digunakan sehingga kasus hipospadia Serda Manganang dapat diselesaikan sesuai dengan tahapannya.

RSPAD Gatot Soebroto memberikan tim dokter terbaik untuk penanganan Serda Manganang sesuai dengan arahan Jenderal TNI Andika Perkasa.

Kasus hipospadia yang diderita Manganang ditangani oleh 10 sampai 15 dokter terbaik di RSPAD yang terdiri atas dokter bedah plastik, bedah urologi, radiologi, anestesi, dan penyakit dalam dan kesehatan jiwa.

"Apa pun yang telah dipilih nantinya akan membikin dia bahagia," ujar Kadep Keswa RSPAD dr. Bagus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ksad rspad gatot soebroto hipospadia

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top