Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mayoritas Pegawai Kini Lebih Suka Work From Home

Dengan model kerja jarak jauh yang efektif, karyawan telah menikmati manfaat bekerja dari rumah, namun dengan biaya sistem yang terisolasi.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 02 April 2021  |  03:12 WIB
Ilustrasi work from home - istimewa
Ilustrasi work from home - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Selama hampir setahun, kita semua telah terkurung di antara dinding rumah kita, terlibat dalam obrolan-obrolan pekerjaan lewat telepon, rapat online, dan acara kantor lainnya yang dikerjakan secara virtual. Kita mengenalnya dengan sistem work from home (WFH).

Meskipun vaksinasi telah dilakukan di banyak negara dan memungkinkan orang kembali untuk beraktivitas normal, apakah hal itu membuat para pekerja siap untuk kembali bekerja di kantor?

Melandir dari India Times, media tersebut melakukan jajak pendapat dimana 1.000 orang berpartisipasi dan mengungkapkan pendapat mereka untuk bekerja di kantor lagi dan hasilnya cukup mengejutkan.

Hasil menunjukkan bahwa 53,4% responden bersedia terus bekerja di rumah dan 46,6% orang yang tidak sabar untuk melanjutkan pekerjaan mereka di kantor.

Salah satu responden yang nyaman dengan sistem WFH mengatakan bahwa dia sangat lega bekerja dari rumah, karena dia dapat mengurus anak-anaknya dan bekerja dengan nyaman di rumahnya, terutama tempat tidurnya.

Di sisi lain, responden yang memilih untuk ingin segera kembali ke kantor mengungkapkan bahwa kebisingan dan kekacauan yang biasa terjadi di rumah membuat sangat sulit berkonsentrasi dengan pekerjaan.

Banyaknya responden yang mengungkapkan pertimbangan mereka terhadap kedua hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem kerja WFH mungkin akan tetap ada. Dengan kemajuan teknologi, sangat kecil kemungkinan produktivitas para pekerja WFH menjadi menurun.

Namun, ada juga kemungkinan model kerja hybrid di masa mendatang yang menunjukkan rutinitas kerja yang fleksibel di mana karyawan dapat membagikan hari kerja mereka di kantor dan rumah. Langkah ini juga sejalan dengan implikasi pandemi covid-19 yang berfokus pada pembatasan sosial sebagai norma baru di masyarakat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tips Karir wfh
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top