Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Moms, Begini Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak Saat Berpuasa

Head of Medical KALBE Nutritionals dr. Muliaman Mansyur mengatakan nutrisi harian terdiri dari nutrisi makro seperti karbohidrat, protein, lemak serta nutrisi mikro seperti vitamin dan mineral. Pemenuhan nutrisi ini penting agar setiap proses biologis yang terjadi dalam tubuh si Kecil dapat berjalan dengan optimal.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 13 April 2021  |  09:36 WIB
Ilustrasi puasa - sfidn
Ilustrasi puasa - sfidn

Bisnis.com, JAKARTA - Asupan nutrisi yang cukup saat sahur dan berbuka diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak saat menjalani puasa Ramadhan, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Head of Medical KALBE Nutritionals dr. Muliaman Mansyur mengatakan nutrisi harian terdiri dari nutrisi makro seperti karbohidrat, protein, lemak serta nutrisi mikro seperti vitamin dan mineral. Pemenuhan nutrisi ini penting agar setiap proses biologis yang terjadi dalam tubuh si Kecil dapat berjalan dengan optimal.

"Saat puasa di tengah pandemi Covid-19, orang tua bisa menerapkan pola makan dengan gizi seimbang dan cukup cairan pada anak saat sahur dan berbuka puasa," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (12/4/2021).

Selain nutrisi di atas, kata Muliaman perlu juga dilengkapi dengan beberapa nutrisi yang diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuhnya, salah satunya adalah asupan probiotik dan prebiotik.

Probiotik adalah bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan sedangkan prebiotik adalah sejenis serat yang menjadi sumber makanan bakteri baik termasuk probiotik agar bisa tumbuh, berkembang, dan bekerja dengan efisien.

Dia menjelaskan saat pemberian prebiotik, kadar bakteri dalam saluran pencernaan menjadi seimbang, sehingga nutrisi yang diperoleh tubuh dapat diserap dengan baik dan juga bisa merangsang sistem imunitas tubuh.

Penyerapan nutrisi yang baik ini kemudian bisa membuat sistem kekebalan tubuh anak bekerja dengan optimal, meskipun anak sedang belajar berpuasa, baik setengah hari, maupun seharian penuh bagi anak yang sudah lebih besar.

Muliaman menuturkan salah satu jenis prebiotik yang diakui secara ilmiah adalah serat pangan inulin. Secara alami, serat pangan inulin dapat ditemukan pada berbagai buah-buahan, sayuran, umbi-umbian seperti Chicory Root.

"Efek menguntungkan serat pangan inulin terutama berperan di usus besar. Usus adalah organ terbesar untuk membantu sistem pertahanan tubuh," jelasnya.

Selain itu, manfaat inulin sebagai nutrisi yang esensial selain untuk kesehatan saluran cerna dan imunitas tubuh juga dapat berdampak positif pada kesehatan di kemudian hari yaitu mengurangi risiko obesitas, penyakit radang usus, dan alergi.

Lebih lanjut, Muliaman menyebut prebiotik di dalam serat pangan inulin juga membantu penyerapan kalsium dan mendorong kepadatan tulang, serta mengatur rasa kenyang.

"Nutrisi inilah yang perlu ada dalam menu makanan anak sehari-hari, terutama saat anak belajar berpuasa atau sedang berpuasa," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa Ramadan parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top