Ilustrasi gizi buruk. Seiring bertambahnya usia anak, kebutuhan nutrisinya juga meningkat, dan harus dipenuhi 9 Asam Amino Esensial (9AAE). /Reuters
Health

Tak Hanya Daerah Miskin, Perkotaan Mewah Pun Punya Masalah Stunting

Janlika Putri Indah Sari
Kamis, 15 April 2021 - 20:22
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Stunting masih menjadi momok yang menakutkan bagi seluruh negara. Tak hanya derah miskin, penelitian terbaru mengungkap bahwa di perkotaan sekalipun, banyak anak yang mengalami sulit berkembang.

Stunting alias kerdil dikarenakan malnutrisi atau kekurang gizi kronis. Untuk tumbuh kembang anak yang ideal dibutuhkan asupan proporsi protein hewani dan nabati yang seimbang. Namun kerapkali orang tua masih abai dengan hal tersebut.

Ketua Pokja Antropometri Kementerian Kesehatan dan Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi & Penyakit Metabolik RSCM Prof. Damayanti R. Syarif mengatakan bahwa banyak pasiennya berasal dari orang tua yang tinggal di perkotaan dan memiliki perekonomian yang memadai.

"Para orang tua yang anaknya mengalami stunting, bahkan mudah mengakses informasi melalui gawai mereka dan memiliki finansial memadai untuk membeli makanan yang cukup," katanya secara virtual pada acara Media Scientific Session and Frisian Flag Primagro Launch, Kamis (15/4/21)

Kurangnya memilih sumber informasi yang tepat menjadikan para orang tua terjebak dengan saran yang salah. Meskipun ada banyak sumber mengenai makanan bagi balita di internet, namun tidak semuanya berdasarkan saran medis.

Oleh karena itu orang tua harus lebih jeli dalam memilih informasi mengenai kandungan pada asupan anak. Dan jika masih keliru, berkonsultasi dengan pihak dokter adalah saran yang paling tepat.

Seiring bertambahnya usia anak, kebutuhan nutrisinya juga meningkat, dan harus dipenuhi 9 Asam Amino Esensial (9AAE), yakni zat yang tidak diproduksi dalam diri sendiri, jadi harus dipenuhi dari beragam makanan bergizi.

"Anak bisa berkembang secara fisik dan juga otak dengan sempurna bila para orang tua berperan aktif pada asupan anak sejak baru lahir. Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mencari formula yang tepat untuk menangani kondisi anak," tutup Damayanti.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro