Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Anggap Remeh, Berikut Gejala Sirosis dan Cara Mencegahnya

Hati adalah organ tubuh yang penting kerena bertanggung jawab mendetoksifikasi darah, memetabolisme makronutrien, dan memproduksi bahan kimia bagi tubuh. Selama pandemi ini, banyak yang tidak memperhatikan kesehatan hati dengan benar.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 19 April 2021  |  20:55 WIB
Organ hati (liver).  - boldsky
Organ hati (liver). - boldsky

Bisnis.com, JAKARTA - Hati adalah organ tubuh yang penting kerena bertanggung jawab mendetoksifikasi darah, memetabolisme makronutrien, dan memproduksi bahan kimia bagi tubuh. Selama pandemi ini, banyak yang tidak memperhatikan kesehatan hati dengan benar.

Meskipun angka nasional tidak tersedia, penerimaan untuk penyakit hati alkoholik di Rumah Sakit Keck dari University of Southern California naik 30 persen pada 2020 dibandingkan dengan 2019, kata Dr. Brian Lee, ahli hepatologi transplantasi yang menangani kondisi pecandu alkohol, seperti dikutip kaiserhealthnews, Senin (19/4/2021).

Melansir dari eatthis.com, bahaya nomor satu masalah hati adalah retensi cairan. Jika hati tidak berfungsi dengan baik, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, bahkan fatal.

Menurut Klinik Cleveland, retensi cairan adalah gejala penyakit hati yang paling umum. Ini dialami oleh sekitar 50 persen orang dengan sirosis, yaitu bentuk penyakit hati yang paling parah, ketika jaringan parut menggantikan jaringan hati yang sehat.

Retensi cairan dapat terlihat sebagai pembengkakan di kaki atau perut yang buncit. Hal itu disebabkan ketika hati tidak lagi mampu menghasilkan albumin, yaitu protein yang mencegah cairan bocor keluar dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan.

Berikut adalah gejala yang termasuk penyakit hati :

-Penyakit Kuning

Umumnya pasien akan alami menguningnya mata atau kulit. Ini terjadi karena hati tidak lagi mampu memproses bilirubin, bahan kimia alami yang diproduksi oleh sel darah merah. Sebaliknya, itu menumpuk di mata atau kulit. Ini adalah tanda penyakit hati yang serius, bahkan menunjukkan gagal hati.

- Pendarahan

Ini terjadi ketika jaringan parut di hati mencegahnya memproses darah. Darah kemudian dialihkan ke tempat-tempat seperti kerongkongan dan saluran pencernaan. Anda mungkin memuntahkan darah atau mungkin muncul di tinja.

-Kotoran Pucat

Itu menandakan bahwa hati mengalami kesulitan memproses empedu.

-Kulit Gatal

Disebabkan oleh garam empedu ekstra yang terkumpul di bawah kulit.

-Urine Berwarna Gelap

Hal itu dikarenakan kelebihan bilirubin yang dikeluarkan melalui ginjal.

Sirosis atau penyakit hati dapat diperlambat tetapi tidak dapat dipulihkan, jadi penting untuk mencegah hati Anda mencapai keadaan yang memburuk.

Untuk menjaga kesehatan hati, lakukan olahraga teratur setidaknya lima kali seminggu selama 30 menit setiap hari.

Kemudian menjaga pola makan dan berat badan yang sehat, minum alkohol dalam jumlah sedang yang artinya tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas untuk pria. Dan lakukan vaksinasi terhadap hepatitis A dan B jika dokter merekomendasikannya.

Terakhir, minum obat dengan hati-hati sesuai petunjuk dan jangan mencampurnya dengan alkohol.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cangkok Hati patah hati
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top