Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Foreo Kampanyekan Kurangi Limbah Industri Elektronik

Dia memaparkan cara perusahaan menjaga lingkungan adalah dengan membuat produk yang bertahan selama mungkin. Dia berharap kesadaran publik tentang produk cepat rusak terus meningkat.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 April 2021  |  13:22 WIB
Foreo
Foreo

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam merayakan Hari Bumi di 22 April 2021, Foreo, perusahaan skin-tech Swedia meluncurkan kampanye lingkungan bernama “Make It Last, Not Break Fast” yang bertujuan menyoroti limbah dalam industri elektronik.

“Foreo adalah perusahaan yang memprioritaskan pelanggannya dan kami berusaha keras untuk membuat produk yang berkualitas tinggi dan tahan lama. Tujuannya untuk melestarikan planet kita dengan menghilangkan sampah elektronik dari pembuangan sampah yang sembarangan,” kata Boris Trupcevic, CEO Foreo dalam keterangan tertulisnya.

Dia memaparkan cara perusahaan menjaga lingkungan adalah dengan membuat produk yang bertahan selama mungkin. Dia berharap kesadaran publik tentang produk cepat rusak terus meningkat.

Berdasarkan data dari UN Global E-waste Monitor 2020, ada sebanyak 53,6 juta ton limbah elektronik yang diproduksi secara global, dalam lima tahun telah naik sebesar 21% dan diperkirakan dalam tahun 2030 akan mencapai 74,7 juta ton. Hal ini adalah konsekuensi dari tingkat konsumsi peralatan listrik dan elektronik yang tinggi, siklus hidup produk yang pendek, dan opsi perbaikan elektronik yang sangat terbatas. Yang mengkhawatirkan juga adalah kenyataan bahwa hanya 17,4% dari limbah elektronik di tahun 2019 yang dapat dikumpulkan dan didaur ulang, sebanyak 44,3 juta ton limbah elektronik yang tersisa.

Selain elektronik, salah satu bahan yang paling sulit didaur ulang adalah plastik. Sikat gigi plastik membutuhkan waktu lebih dari 400 tahun untuk terurai di tempat pembuangan sampah. Diperkirakan 3,6 miliar sikat gigi plastik digunakan di seluruh dunia setiap tahun, sementara rata-rata setiap orang akan melewati 300 sikat gigi dalam hidupnya.

Sebagai tanggapan langsung terhadap angka-angka yang mengkhawatirkan ini, Foreomemiliki ISSA yang dirancang untuk daya tahan dan umur panjang. Perangkat ini dapat didaur ulang, higienis, dan menjadi solusi tahan lama untuk mengurangi konsumsi bahan sekali pakai perawatan pribadi seperti sikat gigi dan tisu plastik. Ini menjadikan Foreo brand alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Saya rasa mayoritas orang tidak menyadari sesuatu yang disebut planned obsolescence atau keusangan terencana. Tentu, kita semua telah memperhatikan bahwa produk yang kita beli tidak seperti dulu dan cenderung lebih cepat rusak, tetapi fakta bahwa banyak merek yang Anda percaya sebenarnya sengaja membatasi masa pakai produk mereka sehingga Anda dapat kembali membeli lebih banyak. Ini adalah waktunya untuk kita mengubah situasi tersebut." kata Trupcevic.

“Di Foreo, misi kami adalah memberikan produk dengan kualitas terbaik yang akan melayani pelanggan kami di tahun-tahun mendatang. Setiap produk FOREO dilengkapi dengan garansi 2 tahun dan jaminan kualitas 10 tahun di atasnya. Ide kami adalah untuk menghasilkan lebih sedikit produk yang bertahan lebih lama, sehingga tidak menambah tekanan pada lingkungan dan kami masih melihat pertumbuhan yang signifikan dalam bisnis kami. Banyak pelanggan setia kami memulai dengan LUNA dan setelah mereka meyakinkan diri mereka sendiri akan kualitas dan efisiensi produk kami sekarang mereka juga memiliki UFO, BEAR, ISSA dan seringkali - seluruh keluarga produk Foreo yang akan melayani mereka selama bertahun-tahun! ” jelasnya lagi.

Dalam industri teknologi, masa pakai perangkat digital umumnya bukan diakibatkan oleh kerusakan melainkan lebih dipengaruhi dengan tidak adanya perkembangan atau inovasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elektronik limbah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top