Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wah! Telegram Siap Rilis Fitur Video Call untuk Grup

Telegram akan merilis fitur sambungan telepon video untuk grup mulai tahun depan. Implementasi ini juga termasuk dukungan konferensi dengan video yang berbasis web.
Laurensia Felise
Laurensia Felise - Bisnis.com 29 April 2021  |  12:22 WIB
Telegram adalah aplikasi perpesanan seluler dan desktop berbasis cloud dengan fokus pada keamanan dan kecepatan.  - Telegram
Telegram adalah aplikasi perpesanan seluler dan desktop berbasis cloud dengan fokus pada keamanan dan kecepatan. - Telegram

Bisnis.com, JAKARTA - Telegram akan merilis fitur sambungan telepon video untuk grup mulai tahun depan. Implementasi ini juga termasuk dukungan konferensi dengan video yang berbasis web.

Dilansir dari Tech Crunch, Kamis (29/04/2021), pengumuman ini disampaikan langsung oleh Penemu Telegram Patel Durov, dalam sebuah pesan yang diunggah ke channel resmi dari Telegram.

"Kami akan menambahkan dimensi video dalam obrolan suara kami pada Mei, membuat Telegram menjadi platform yang kuat untuk video call grup," ujarnya.

Ia juga menambahkan konferensi video ini juga akan menghadirkan fitur berbagi layar, enkripsi, noise-cancelling atau penghambat gangguan suara, dukungan untuk desktop dan tablet dengan teknologi UI, kecepatan, dan enkripsi milik Telegram.

Telegram telah memperbaharui berbagai layanannya sejak tahun lalu dengan menambahkan fitur sambungan telepon video antar individu pada Agustus 2020. Pihaknya menekankan pentingnya keamanan ketika melakukan video call menjadi alasan mengapa rilisnya fitur ini sempat tertunda.

Akan tetapi, implementasi dari video call untuk grup ini beserta dengan keamanannya masih membuka tanda tanya yang besar termasuk pada apakah layanan ini juga akan menggunakan enkripsi end-to-end.

Telegram mencapai kepopulerannya selama masa pandemi dengan memanfaatkan momentum pergeseran pekerjaan yang kemudian dilakukan di rumah dan keinginan pengguna untuk bisa berkomunikasi dengan aman. Dikutip dari The Verge, hingga April 2020 tercatat pengguna Telegram yang aktif sebesar 400 juta pengguna.

Peningkatan ini juga dipengaruhi oleh pesaingnya, WhatsApp, dengan masalah kebijakan keamanan untuk penggunanya yang membuat sebagian orang memilih beralih ke Telegram atau Signal yang serupa dengan WhatsApp.

Meski begitu, perkembangan yang dilakukan WhatsApp masih mengungguli Telegram karena aplikasi obrolan milik Facebook itu telah meluncurkan video call untuk grup yang telah terenkripsi end-to-end serta telah menambahkan fitur sambungan telepon dan video pada 2018.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telegram Zoom Video Communications
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top