Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali Penyebab dan Gejala 5 Jenis Sakit Kepala yang Sering Dialami

Sakit kepala karena tegang menyebabkan sakit di kedua sisi kepala, biasanya berlangsung selama 30 menit dan jarang menghambat aktivitas sehari-sehari.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Mei 2021  |  11:37 WIB
Sakit kepala.  - boldsky.com
Sakit kepala. - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Sakit kepala merupakan rasa sakit atau nyeri di bagian kepala, mulai dari nyeri berat hingga ringan yang disertai gejala lainnya.

Adapun gejala dan penyebab sakit kepala berbeda-beda, tergantung jenisnya.

Dirangkum Medical News Today dan Harvard Health Publishing, berikut lima jenis sakit kepala beserta gejala dan penyebabnya:

1. Migrain

Migrain menyebabkan sakit kepala berdenyut hanya di satu sisi kepala saja. Biasanya orang yang mengalami migran dapat mengalami kehilangan penglihatan sebagian, mati rasa, kelemahan otot dan sulit berbicara.

Penyebab migrain belum sepenuhnya diketahui, namun dapat dipicu stres dan kecemasan, gangguan tidur, perubahan hormonal, melewatkan makan, dehidrasi, akibat beberapa makanan dan obat-obatan, berada di tempat dengan lampu terlalu terang dan suara keras.

Baca Juga : 5 Manfaat Jogging

2. Sakit Kepala karena Tegang

Sakit kepala karena tegang menyebabkan sakit di kedua sisi kepala, biasanya berlangsung selama 30 menit dan jarang menghambat aktivitas sehari-sehari.

Gejala sakit kepala ini termasuk perasaan tertekan di belakang mata, kepekaan terhadap cahaya dan suara.

Pemicu potensial sakit kepala tegang termasuk dehidrasi, suara keras, kurang olahraga, kualitas tidur yang buruk, postur tubuh yang buruk, melewatkan makan dan ketegangan mata.

3. Sakit Kepala Cluster

Sakit kepala cluster merupakan sakit kepala parah, datang secara berulang dan lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita.

Sakit kepala ini biasanya datang tiba-tiba, dan berlangsung selama 15 menit sampai 3 jam, kadang orang bisa mengalaminya sebanyak delapan kali sehari.

Umumnya sakit kepala cluster menimbulkan rasa sakit yang membakar atau menusuk di belakang atau sekitar satu mata, gejala lain meliputi mata berair, kelopak mata bengkak, hidung tersumbat atau ingus cair, kepekaan terhadap cahaya dan suara, kegelisahan atau agitasi.

Penyebab sakit kepala cluster belum diketahui secara jelas, namun faktor pemicunya dapat diakibatkan merokok.

Selama periode sakit kepala ini, Anda disarankan tidak meminum alkohol.

4. Sakit Kepala saat Beraktivitas

Sakit kepala ini disebabkan aktivitas fisik yang berat, biasanya berlangsung singkat namun kadang bisa berlangsung selama dua hari.

Umumnya sakit kepala saat beraktivitas menyebabkan nyeri berdenyut di seluruh kepala.

Faktor pemicu sakit kepala saat beraktivitas termasuk berlari, melompat, angkat berat, hubungan seksual, dan serangan batuk atau bersin.

5. Sakit Kepala Sinus

Sakit kepala sinus disebabkan pembengkakan pada sinus yang biasanya diakibatkan infeksi atau alergi.

Gejalanya berupa nyeri tumpul dan berdenyut di sekitaran mata, pipi, dan dahi, gejala lain termasuk hidung tersumbat, demam, mual, sensitivitas cahaya atau suara.

Biasanya sakit kepala sinus disertai keluarnya cairan hidung berwarna hijau atau kuning yang kental. Nyeri dapat memburuk saat melakukan gerakan, dan terkadang dapat menyebar ke gigi dan rahang.

Untuk mendiagnosis penyebab sakit kepala sinus diperlukan pemeriksaan dari dokter spesialis THT.

St John Ambulance menyarankan agar Anda segera menemui tenaga medis jika mengalami salah satu ciri antara lain sakit kepala tak kunjung membaik, rasa sakit semakin parah dan menyulitkan, mengalami nyeri disertai demam atau muntah, mengalami nyeri yang disertai hilangnya kekuatan atau sensasi, mengalami nyeri akibat cidera kepala, memiliki nyeri yang disertai leher kaku dan kepekaan terhadap cahaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat sakit sakit kepala

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top