Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurang Vitamin B12 Picu Gangguan Pendengaran

Kekurangan vitamin B12 menyebabkan komunikasi antarsaraf memburuk, mekanisme terganggu yang dapat menyebabkan tinitus.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 22 Mei 2021  |  19:18 WIB
Telinga - ilustrasi
Telinga - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Kekurangan Vitamin B12 akan menimbulkan gangguan pendengaran.

Vitamin B12 menjalankan tiga peran utama dalam tubuh yaitu membantu menjaga kesehatan saraf, sel darah, dan mengisi materi genetik di semua sel.

Mengingat kontribusinya yang sangat besar, tidak mengherankan jika kadar vitamin B12 yang rendah dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk suara yang tidak biasa dan konstan di telinga.

Bunyi yang didengar saat menderita tinitus atau dengungan telinga tidak disebabkan oleh suara eksternal,  dan orang lain biasanya tidak dapat mendengarnya.

Melansir dari express, Sabtu (22/5/2021), vitamin B 12 diperlukan untuk menghasilkan myelin, selubung pelindung dan insulatif yang mengelilingi saraf.

Kekurangan vitamin B12 menyebabkan komunikasi antarsaraf memburuk, mekanisme terganggu yang dapat menyebabkan tinitus.

Penelitian di Israel yang diterbitkan dalam American Journal of Otolaryngology menemukan, bahwa tinitus dikaitkan dengan defisiensi vitamin B12. Setelah itu, pasien membaik dengan terapi tambahan B12.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine National Institutes of Health AS, peran terapeutik vitamin B12 dalam tinitus dianalisis lebih lanjut.

Studi tersebut mencatat kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan demielinasi neuron di saraf koklea yang mengakibatkan gangguan pendengaran dan tinnitus.

Selain itu, tingkat vitamin B12 dan folat yang rendah dikaitkan dengan kerusakan mikrovaskulatur stria vascularis yang dapat mengakibatkan penurunan potensi endokochlear, gangguan pendengaran dan tinnitus.

Studi sebelumnya menunjukkan untuk pertama kali hubungan antara hiperhomosisteinemia yang disebabkan oleh defisiensi folat. Akibatnya, gangguan pendengaran dini melibatkan gangguan metabolisme homosistein koklea dan stres oksidatif terkait.

Menurut NHS, suara tinnitus bisa seperti dering, berdengung, mendesing, bersenandung, desis, denyutan musik atau nyanyian.

Ada dua penyebab utama defisiensi B12, yaitu  anemia pernisiosa dan mengikuti diet tertentu secara ketat.

Anemia pernisiosa adalah penyakit autoimun yang mencegah tubuh membuat faktor intrinsik. Menurut NHS, anemia pernisiosa adalah penyebab utama defisiensi B12 di Inggris.

Mematuhi secara ketat pola makan vegan atau vegetarian juga dapat meningkatkan risiko kekurangan vitamin B12.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vitamin saraf telinga
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top