Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tanda Kamu Orang yang Sering Menunda Pekerjaan dan Cara Menghentikannya

Kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan penurunan fungsi kognitif. Ini juga dapat menyebabkan siklus penundaan terus-menerus.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 16 Agustus 2021  |  09:03 WIB
Ilustrasi - Indiatimes
Ilustrasi - Indiatimes

Bisnis.com, JAKARTA - Menghindari atau menunda pekerjaan bisa memicu masalah lebih besar daripada yang Anda pikirkan.

Biasanya, menunda pekerjaan disebabkan karena rasa malas, yang membuat Anda hanya ingin berbaring di sofa dan menonton televisi. Tapi kini, orang juga banyak menunda pekerjaan karena alasan lainnya seperti menganggap tugasnya yang tidak berarti atau membosankan, tidak menyenangkan, atau sesuatu yang di takutkan akan gagal.

Psikolog kesehatan dr Marny Lishman menjelaskan jika menunda-nunda pekerjaan di era ini cenderung karena stres dan kewalahan, dan juga karena memiliki begitu banyak gangguan yang memungkinkan penundaan.

Penelitian menunjukkan bahwa banyak faktor pribadi mempengaruhi penundaan. Ini termasuk kesehatan mental yang buruk, stres, tidur dan tipe kepribadian. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan ada hubungan genetik.

Namun, ironisnya, beberapa penyebab penundaan juga bisa menjadi efeknya. Penundaan telah terbukti berdampak buruk pada kesehatan fisik.

Satu studi menemukan bahwa penundaan kronis dapat membuat orang lebih rentan terhadap kondisi kesehatan yang serius seperti penyakit kardiovaskular dan hipertensi. Ini dapat memengaruhi kesehatan mental dengan suasana hati yang buruk dan perasaan bersalah.

Dr Lishman menjelaskan jika menunda-nunda seringkali bisa membuat semakin stres. Menghindar memperkuat rasa takut, jadi dengan tidak melakukan sesuatu menambah rasa takut yang membuat stres dan cemas.

"Tubuh dan pikiran terhubung, jadi jika tubuh kita stres, itu dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, mulai dari sakit kepala, masalah pencernaan, insomnia, hingga sistem kekebalan dan kesehatan jantung yang buruk," kata Dr Lishman.

Berikut 7 tanda Anda menunda-nunda:

1. Scrolling media sosial secara konstan ketika Anda memiliki sesuatu untuk dilakukan.

2. Selalu terlambat untuk berbagai hal.

3. Lambat dalam menjalankan tugas, meskipun Anda merasa sibuk sepanjang waktu.

4. Merasa benar-benar kewalahan karena daftar tugas Anda semakin panjang.

5. Mudah terganggu oleh hal-hal lain, bahkan yang paling biasa.

6. Mengemil terus-menerus.

7. Mudah menyerah ketika tugas terlalu berat atau menakutkan.

Dr Lishman juga menyebutkan jika pelepasan dopamin yang didapatkan dari mengalihkan perhatian pada teknologi akan memenangkan apa pun yang sebenarnya tidak ingin dilakukan.

Selain itu, kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan penurunan fungsi kognitif. Ini juga dapat menyebabkan siklus penundaan terus-menerus. Sebuah studi dalam jurnal Frontiers in Psychology menemukan bahwa mereka yang kurang tidur lebih cenderung menunda-nunda keesokan harinya.

4 cara untuk menghindari kurang tidur:

1. Jauhkan alat gadget dari kamar tidur untuk menghindari godaan

2. Luangkan waktu 30 menit hingga satu jam sebelum tidur untuk melepas lelah dengan membaca buku, minum air hangat, atau mandi.

3. Gunakan alarm untuk memberi tahu Anda kapan harus mematikan ponsel.

4. Sadarilah bagaimana perasaan Anda ketika Anda tidak tidur dengan benar.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inspirasi Tips Karir
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top