Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Membeli Rumah untuk Milenial, Pilih yang Sesuai Kantong

Memilih hunian yang sesuai kantong juga akan memudahkan pengelolaan finansial, jangan sampai memaksakan diri jika harganya memberatkan hidup sehari-hari
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 Agustus 2021  |  17:58 WIB
Real Estate - huffingtonpost
Real Estate - huffingtonpost

Bisnis.com, JAKARTA - Felicia Tjiasaka, Investment Storyteller melihat bahwa tren pembelian properti akan memberikan imbal hasil positif dalam jangka panjang.

Hal ini dikarenakan harga tanah yang akan makin naik, disertai dengan pembangunan infrastruktur dan akses transportasi yang makin terbuka di kota-kota satelit. Apalagi jika rumah yang dijadikan investasi, dibangun oleh pengembang yang tepercaya dan terbukti kualitasnya, akan lebih mudah untuk menjualnya di kemudian hari dengan harga lebih tinggi.

"Pandangan saya, saat ini adalah momentum yang tepat untuk berinvestasi di rumah karena banyaknya insentif dari pemerintah seperti pembebasan PPN dan uang muka 0% dari Bank Indonesia. Memilih hunian yang sesuai kantong juga akan memudahkan pengelolaan finansial, jangan sampai memaksakan diri jika harganya memberatkan hidup sehari-hari," katanya.

Felicia menyarankan konsumen untuk pintar mengelola keuangan dan tetap memaksimalkan setiap kesempatan yang ada. Seperti di sektor properti, dengan harga yang relatif terjangkau, karena banyak insentif dari pemerintah dan pengembang juga belum menaikkan harga, jika memiliki dana berlebih bisa segera melakukan pembelian.

"Kepada teman-teman milenial yang sekarang sangat produktif, membeli rumah pertama dengan harga terjangkau bisa jadi prioritas. Pengalaman membuktikan bahwa rumah adalah sumber kebahagiaan dan investasi produktivitas," ujarnya.

Sementara itu, Kota Podomoro Tenjo, sukses menjual lebih dari 2.200 unit rumah sejak diluncurkan pada Agustus 2020.

Assistant Vice President Kota Podomoro Zaldy Wihardja mengatakan selama satu tahun, Kota Podomoro Tenjo telah meluncurkan klaster Kalamenta, Kana, Angsana, Burgundy, Kalamenta Puri, dan Kenanga. Proyek Kota Podomoro Tenjo yang diproyeksikan menjadi satelit dan kota mandiri ini juga meluncurkan produk-produk ruko premiumnya yaitu Afara Business Park dan ruko Kayu Manis Business Square. 

“Ketiga, produk kami dijual dengan harga yang terjangkau untuk lokasi dan akses yang sangat mudah. Kota Podomoro Tenjo memiliki Grand Transit Oriented Development (TOD) yang tidak jauh dari tol Serpong Balaraja dan terhubung dengan Stasiun Tigaraksa untuk akses commuter line Jabodetabek yang akan mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis.

Selain itu, harga tanah yang dipasarkan saat ini masih lebih rendah dibandingkan dengan harga di pasaran, sehingga masyarakat bisa mendapatkan lahan yang lebih luas.

Zaldy menjelaskan proses pembangunan proyek saat ini masih sesuai dengan rencana, di mana infrastruktur jalan utama dan jalan klaster, persiapan lahan empat klaster, dan instalasi air dan listrik terus digalakkan. “Serah terima akan dilakukan secara bertahap mulai akhir 2022,” ujarnya. Dia mengatakan membeli produk properti yang kini sudah dalam tahap pembangunan, merupakan langkah investasi terbaik.

Marketing Director Agung Podomoro Group Agung Wirajaya mengatakan kontribusi sektor properti akan memberikan harapan lebih positif ke depan. “Kami berharap di tengah situasi ekonomi Indonesia yang dinamis ini, Agung Podomoro dan seluruh unit bisnisnya dapat terus bergerak bersama dan menjadi katalisator kebangkitan sektor properti di Tanah Air,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inspirasi hunian
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top