Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Hal yang Wajib Kamu Tahu Seputar Gigi Geraham Bungsu

Dokter kemungkinan merekomendasikan pasien untuk mencabut gigi geraham belakang menjelang dewasa.
Annasa Rizki
Annasa Rizki - Bisnis.com 29 September 2021  |  22:01 WIB
Dokter sedang melakukan pemeriksaan gigi bungsu - dreamatico.com
Dokter sedang melakukan pemeriksaan gigi bungsu - dreamatico.com

Bisnis.com, JAKARTA – Gigi bungsu merupakan gigi geraham ketiga yang terletak paling belakang dalam mulut. Seringkali gigi geraham ini tidak memiliki ruang untuk tumbuh dengan baik dan akhirnya menimbulkan masalah bagi gigi dan mulut.  

Cara untuk mencegah dan menghindari masalah pada gigi geraham belakang adalah dengan melakukan pemindaian mulut untuk memprediksi apakah gigi tersebut akan menimbulkan masalah atau tidak.  

Pencabutan gigi ini sangat umum dan memerlukan pemulihan hingga satu minggu. Pemulihan bisa memakan waktu lebih lama jika gigi Anda belum muncul dari bawah gusi dan tidak terlihat.

Kapan Harus Mencabut Gigi Geraham Belakang? 

Dokter kemungkinan merekomendasikan pasien untuk mencabut gigi geraham belakang menjelang dewasa. Hal ini dilakukan karena pada usia yang lebih muda, pemulihan akan lebih cepat.  

Banyak orang yang gigi gerahamnya dicabut meskipun belum mengalami efek samping negatif  sebagai tindakan pencegahan. 

Beberapa hal perlu anda waspadai jika belum mencabut gigi geraham belakang. Apabila Anda merasakan nyeri, infeksi berulang pada gigi belakang, gigi rusak, dan penyakit gusi terutama di bagian belakang mulut, segera temui dokter karena bisa jadi itu akibat gigi geraham belakang.  

Operasi Gigi Geraham Bungsu (Wisdom Tooth) 

Pencabutan gigi geraham belakang memerlukan bius, dengan lokal maupun total. Pasien yang mencabut gigi geraham belakang dapat segera pulang karena prosesnya cepat dan dapat melakukan perawatan di rumah.  

Setelah bius hilang, Anda akan mulai merasakan nyeri, bengkak, dan kadang berdarah. Kompres dengan air dingin dapat membantu meringankan rasa sakit. Minum obat pereda nyeri apabila diperlukan sesuai dengan resep dokter.  

Setelah operasi, pasien dapat mengonsumsi makanan yang sangat lembut seperti smoothies, sup, mashed potatoes, dan puding. Hindari alkohol, kafein, dan merokok serta penggunaan sedotan karena akan merusak jahitan.  

Selain itu, hindari konsumsi makanan panas dan kacang-kacangan karena dapat menyangkut di gigi.  

Komplikasi mungkin terjadi karena infeksi dan kerusakan saraf. Segera konsultasi dengan dokter gigi apabila Anda merasakan gejala berikut ini.

Kesulitan menelan dan bernapas 

Demam  

Obat tidak efektif mengurangi nyeri  

Bengkak semakin parah  

Mati rasa  

Keluar darah atau nanah dari hidung  

Pendarahan berlebihan 

Hal yang perlu dipertimbangan adalah selama gigi tersebut sehat, tumbuh sempurna, dan menempel dengan benar pada gusi, gigi geraham tidak perlu dicabut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gigi dokter gigi

Sumber : Health Line

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top