Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Herbal Rimpang Keladi dan Daun Sirsak Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh

Bahan herbal sudah lama diketahui bisa meningkatkan imunitas tubuh, termasuk ekstrak herbal rimpang keladi dan daun sirsak.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 12 Oktober 2021  |  11:57 WIB
Daun sirsak - Istimewa
Daun sirsak - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Meski kasus covid-19 di tanah air sudah melandai, tapi Anda masih harus tetap waspada dan meningkatkan imunitas agar tidak tertular virus tersebut.

Meningkatkan imunitas tubuh umumnya dilakukan dengan menerapkan gaya dan pola hidup sehat, serta mengonsumsi asupan tambahan vitamin-mineral atau obat herbal agar dapat mengoptimalkan respons kekebalan tubuh terhadap infeksi virus.

Seperti diketahui, suplemen vitamin-mineral atau obat herbal yang dikonsumsi tentunya memiliki pengaruh signifikan terhadap daya tahan tubuh selama pandemi ini.

Dua jenis herbal yang dipercaya bisa meningkatkan imunitas yakni yang mengandung ekstrak herbal rimpang keladi tikus dan daun sirsak yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Ekstrak rimpang keladi tikus dan daun sirsak mampu menjaga daya tahan tubuh,memelihara kesehatan, dan juga membantu pemulihan tubuh.

Di Indonesia, keladi tikus atau Typhonium flagelliforme adalah salah satu jenis tumbuhan yang kerap digunakan sebagai obat herbal tradisional. Daun sirsak saat ini juga cukup populer digunakan sebagai obat herbal di kalangan masyarakat, di samping buahnya yang memiliki banyak manfaat. Karena kandungannya, keladi tikus dan daun sirsak dipercaya dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit.

Menurut Dr. Jeff Aloys (Dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD), Edukator Kesehatan, bukti yang ada saat ini menunjukkan ekstrak keladi tikus yang digunakan sebagai obat tradisional ternyata mengandung senyawa senyawa alkaloid, triterpenoid, lignan, flavonoid, tanin, dan sterol. Berdasarkan pengujian secara in vitro, kandungan ini membuatnya potensial untuk dapat digunakan sebagai antioksidan, antiradang, antimikroba, antikanker (khususnya kanker hati dan darah), dan juga dapat menghilangkan efek buruk kemoterapi."

Keladi tikus ini juga bersifat sebagai obat batuk sehubungan dengan adanya zat aktif yang diduga dapat mencegah dan meringankan reaksi imunologi berupa alergi. Sebenarnya sejak dahulu kala, keladi tikus dipakai secara tradisional untuk membantu meredakan batuk, sakit kepala, dan nyeri perut.

Dr. Jeff juga menjelaskan bahwa ekstrak daun sirsak (Annona muricata) berpotensi sebagai imunostimulator. Hal ini terbukti melalui uji praklinik yang menunjukkan kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, dan acetogenin dalam ekstrak daun sirsak dapat menstimulasi respon imun dengan mengaktifkan makrofag, memicu sekresi interferon gamma, serta meningkatkan ekspresi dan proliferasi sel T helper maupun sel T sitotoksik.

Beberapa hasil penelitian bioinformatika (in-silico studies) menunjukkan bahwa kelompok senyawa acetogenin dalam ekstrak daun sirsak berpotensi sebagai antivirus yang dapat menghambat spike protein dari virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dan mencegah perlekatan protein virus SARS-CoV-2 pada membran sel manusia.

Ekstrak daun sirsak juga telah lama diketahui mempunyai aktivitas sebagai antioksidan, antikanker, dan antiperadangan, antiinfeksi, menstabilkan gula darah, obat batuk pilek, dan radang tenggorokan. Sudah lama secara tradisional daun sirsak ini dipakai di berbagai belahan dunia untuk membantu meredakan nyeri kepala, rematik, dan insomnia.

Bukti ilmiah lebih mendalam diharapkan terus dilakukan untuk semakin menguatkan level of evidence dari ekstrak daun sirsak ini. Saat ini sudah ditemukan beberapa evidence/bukti ilmiah bahwa keladi tikus dan daun sirsak bermanfaat sebagai antiradang dan membantu dalam pengobatan kanker. Hingga kini efektivitas dan keamanannya pada manusia terus digali melalui penelitian yang lebih intensif.

Kandungan dua bahan herbal itu, terkandung dalam Thyponisix produk kesehatan dari PT. Dami Sariwana.

Disebutkan jika setiap kapsul Thyponisix mengandung ekstrak rimpang keladi tikus atau Typhonium flagelliforme Rhizoma sebesar 225 mg dan ekstrak daun sirsak atau Annona muricata Folium sebesar 225 mg. Thyponisix dapat dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari dengan 2 kapsul tiap kalinya sesudah makan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat herbal Imunitas tubuh
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top