Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minuman Ini dapat Meningkatkan Risiko Sakit Liver Lho, Yuk Hindari

Menurut bagian dari Framingham Heart Study ini, penyakit hati berlemak non-alkohol dapat dicegah dengan mengurangi minuman manis
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 16 November 2021  |  16:40 WIB
Perlemakan hati - istimewa
Perlemakan hati - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Hati atau liver merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk menghancurkan racun dalam darah hingga membantu proses pencernaan. Menjaganya tetap sehat dapat membuat hati berfungsi dengan baik. Sebab, jika tidak dijaga dengan baik Anda mungkin akan mengalami kondisi kesehatan yang serius, salah satunya penyakit lemak hati atau hati berlemak.
 
Mengutip Halodoc, penyakit hati berlemak adalah suatu kondisi dimana lemak menumpuk di hati  dengan dua penyebab: alkohol dan non-alkohol.
 
Sebuah penelitian yang baru diterbitkan menyebutkan bahwa  penyakit hati berlemak bisa Anda cegah dengan mengurangi minuman manis.
 
Melansir Eat This, Selasa (16/11/2021), para peneliti menyatakan bahwa mereka melakukan studi observasional prospektif terhadap peserta dari kohort generasi ketiga dan keturunan Framingham Heart Study (FHS). Sampel ini telah diperiksa sejak sekitar tahun 2002.
 
Fase ini mengamati 1.636 keturunan dari kelompok studi asli. Usia rata-rata peserta ‘keturunan’ adalah 63 tahun, sedangkan usia rata-rata kelompok generasi ketiga adalah 48 tahun. Lima puluh dua persen dari kelompok ini adalah wanita.
 
Para peserta kemudian melaporkan frekuensi mereka minum minuman manis atau soda, dan para peneliti menimbang laporan diri ini terhadap kejadian penyakit hati berlemak non-alkohol. Menurut National Institute of Health (NIH), penyakit hati berlemak non-alkohol mungkin tidak menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, tetapi dapat menyebabkan pembesaran hati yang menyebabkan rasa sakit.
 
Menurut bagian dari Framingham Heart Study ini, penyakit hati berlemak non-alkohol dapat dicegah dengan mengurangi minuman manis.
 
Seperti yang dilaporkan para peneliti, mereka yang melaporkan minum minuman manis dimana saja antara lebih dari sekali  sehari hingga lebih dari sekali seminggu, memiliki kemungkinan dua setengah kali lebih besar untuk penyakit hati berlemak non-alkohol, dibandingkan mereka yang tidak.
 
Mereka yang sesekali minum minuman manis, yaitu antara sebulan sekali hingga kurang dari sekali seminggu, juga melihat adanya peningkatan lemak hati yang lebih merugikan dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi minuman manis, menurut laporan para peneliti. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minuman liver
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top