Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada Kram Saat Menstruasi, Pahami Gejala Dismenore

Gejala kram menstruasi atau dismenore berbeda pada setiap perempuan. Rasa sakit yang dirasakan bisa terus menerus ataupun sesekali.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 17 November 2021  |  13:43 WIB
Siklus menstruasi
Siklus menstruasi

Bisnis.com, JAKARTA – Rasa sakit pada bagian perut bawah akan mulai muncul ketika masuk periode menstruasi. Banyak perempuan yang terganggu kegiatan sehari-harinya akibat rasa sakit yang tak tertahankan ini. 

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, lebih dari setengah wanita yang mengalami menstruasi mengalami kram selama beberapa hari pertama menstruasi mereka. Nyeri tersebut seringkali dapat diatasi sendiri, tetapi wanita yang mengalami kram menstruasi kronis yang parah seringkali membutuhkan perawatan medis untuk menghilangkan rasa sakit.

Satu hal yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara mengetahui apakah kram yang dirasakan normal atau tidak?

Kram menstruasi berbeda pada setiap perempuan. Rasa sakit yang dirasakan bisa terus menerus ataupun sesekali. Tak hanya bagian perut bawah yang terasa sakit, tetapi juga dapat memengaruhi selangkangan, paha, dan punggung bagian bawah.

Setiap wanita mengalami gejala menstruasi yang unik. Beberapa wanita mungkin mengalami kram selama setiap periode. Beberapa mungkin memperhatikan bahwa kram mereka berkurang seiring bertambahnya usia. Bahkan, sebagian orang lain mungkin tidak pernah mengalami kram menstruasi. 

Nyatanya, hingga 20 persen wanita mengalami kram atau yang secara medis dikenal sebagai dismenore. Namun, banyak wanita takut untuk berbicara dengan dokter Ob-Gyn atau kandungan tentang kram yang mereka rasakan. Anda harus mencari tahu penyebab kram yang dirasakan, apakah normal atau karena penyakit. 

Penyebab Dismenore atau kram saat menstruasi

Dismenore primer

Dismenore primer disebabkan oleh prostaglandin di lapisan rahim. Prostaglandin adalah hormon yang ditemukan di lapisan rahim yang meningkat tepat sebelum menstruasi dimulai. Dismenore primer biasanya memburuk saat wanita mulai mendapatkan menstruasi dan berkurang seiring bertambahnya usia. Wanita yang mengalami dismenore primer juga lebih cenderung mengalami kram hanya selama beberapa hari pertama menstruasi.

Dismenore sekunder

Dismenore sekunder adalah jenis kram yang kurang umum dan disebabkan oleh kondisi medis. Adanya gangguan seperti infeksi, premenstrual dysphoric disorder (PMDD), endometriosis, fibroid rahim, atau kista ovarium. Kram menstruasi ini sering memburuk seiring bertambahnya usia dan dapat berlangsung selama periode menstruasi Anda. Wanita yang mengalami dismenore sekunder biasanya dapat menemukan pereda nyeri dengan bantuan dokter.

Tidak ada salahnya bertanya kepada dokter tentang masalah kesehatan. Saat ini sudah banyak layanan telemedicine sehingga tidak perlu langsung ke rumah sakit untuk konsultasi. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perempuan menstruasi
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top