Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengatasi Jerawat dengan Pendekatan Microbiome Science

dr. Fitria Agustina menjelaskan tentang microbiome science, yang merupakan sebuah pendekatan untuk mengetahui ekosistem dari mikroorganisme hidup yang terdapat pada permukaan kulit kita. Fungsi utama skin microbiome adalah sebagai salah satu faktor yang berperan dalam menjaga fungsi sawar kulit dengan optimal.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  20:45 WIB
ilustrasi jerawat pada remaja yang sedang puber - Freepik.com
ilustrasi jerawat pada remaja yang sedang puber - Freepik.com

Bisnis.com, JAKARTA - Seringkali kita memandang sebelah mata dan mengabaikan pengaruh masalah kulit pada kehidupan seseorang.

Padahal ringan atau parah masalah kulit dapat berdampak pada kualitas hidup seseorang. Berbagai studi menunjukkan bahwa masalah kulit tidak dapat dianggap sebelah mata. Terdapat 1,9 milyar orang di seluruh dunia yang berjuang melawan permasalahan kulit yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka sehari hari.

Salah satunya adalah masalah kulit berjerawat. Jerawat adalah masalah kulit yang dapat berdampak besar pada kualitas hidup, bahkan mempengaruhi sekitar 80% remaja dan 40% orang dewasa di dunia. 

dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, Dermato Venereologist menjelaskan, jerawat merupakan salah satu dari delapan penyakit kulit yang sering terjadi, dengan perkiraan prevalensi global untuk segala usia sebesar 9,38%.

"Dimana jerawat memengaruhi sekitar 85% orang dengan rentang usia 11-30 tahun. Jerawat bukan hanya mengganggu kesehatan kulit seseorang tetapi lebih dari sebuah permasalahan kulit, dimana sebanyak 35% kasus jerawat memiliki kecenderungan depresi yang mengganggu kualitas hidupnya.” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Fitria Agustina menjelaskan tentang microbiome science, yang merupakan sebuah pendekatan untuk mengetahui ekosistem dari mikroorganisme hidup yang terdapat pada permukaan kulit kita. Fungsi utama skin microbiome adalah sebagai salah satu faktor yang berperan dalam menjaga fungsi sawar kulit dengan optimal.

Gangguan pada komposisi skin microbiome akan menimbulkan kondisi disbiosis yang dapat menyebabkan penyakit kulit salah satu contohnya jerawat. Untuk mengatasi permasalahan jerawat, perlu Anda pahami dan mengembalikan keseimbangan skin microbiome.

Dia memaparkan, pasien jerawat dapat menggunakan bahan aktif yang berperan dalam rebalancing skin microbiome untuk mengurangi peradangan, memperbaiki skin barrier, dan mengurangi kekambuhan jerawat yang dialaminya. Salah satu bahan aktif tersebut adalah Aqua Posae Filiformis.

Nestya Sedayu, Marketing Manager Active Cosmetics Division, L’Oréal Indonesia menjelaskan dengan manfaat microbiome science itu, mereka mengembangkan opsi perawatan kulit dermatologis dengan menggunakan pendekatan sains, dan bekerja sama dengan dermatolog.

"Salah satunya melalui Aqua Posae Filiformis La Roche Posay memiliki manfaat untuk mengembalikan keseimbangan mikrobiota kulit sehingga melawan proses peradangan dan menurunkan adhesi bakteri. Bahan ini juga dapat mengurangi kekambuhan jerawat. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sains jerawat
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top