Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kerja dari Rumah Saat Pandemi Kerek Penjualan Baju Tidur

Aktivitas kerja dari rumah (work from home/WFH) selama masa pandemi Covid-19 membuat produk baju tidur kian diminati. Kemudahan pembelian secara online, juga membuat produk baju tidur merek lokal ikut berkembang
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 14 Desember 2021  |  13:22 WIB
istimewa
istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Aktivitas kerja dari rumah (work from home/WFH) selama masa pandemi Covid-19 membuat produk baju tidur kian diminati. Kemudahan pembelian secara online juga membuat produk baju tidur merek lokal ikut berkembang.

Owner toko Lilipop Nico Prasetya mengatakan pada masa pandemi Covid-19, baju tidur banyak diminati karena kebanyakan orang beraktivitas di rumah atau work from home. Lilipop.id sebagai salah satu toko online di e-commerce merasakan hal itu.

“Sejak 2016, Lilipop fokus pada usaha fashion model baju tidur. Setiap produk yang dijual merupakan produksi lokal hasil rancangan pemilik toko,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (14/12/2021).

Nico berpendapat dalam hal fashion, pasar e-commerce ke depan akan lebih mengutamakan branding atau merek, kualitas, dan harga yang kompetitif.

Tambah lagi, pada masa pandemi sekarang, transisi belanja masyarakat dari offline ke online berubah dengan cepat secara global. Menurutnya, transaksi jual beli secara online diprediksi akan memiliki masa depan yang prospektif.

“Produk-produk yang kita jual kualitasnya bagus dan harganya murah. Mulai dari Rp30.000-an saja,” tambahnya.

Nico menambahkan pada era digital, tren fashion dunia terus berkembang tiada henti termasuk di Indonesia. Sejumlah model dan jenis pakaian terus bermunculan dan disambut hangat dan antusias oleh para pecinta fashion.

Tampil menarik dengan mengenakan fashion item yang keren, kekinian, dan up to date dinilai sebagai salah satu cara mengekspresikan diri yang dapat diperlihatkan pada khalayak umum.
Tidak hanya itu, gaya berpakaian dipercaya juga dapat mencerminkan kepribadian diri.

Dia menambahkan di Tanah Air, tren fashion juga terus mengalami perkembangan dari hari ke hari. Hal ini juga karena kehadiran para designer-designer lokal berbakat yang tidak pernah miskin ide dalam menciptakan model pakaian terbaru yang menarik minat pasar.

“Hal ini secara tidak langsung ikut membantu perekonomian Indonesia salah satunya di sektor retail,” tambahnya.

Nico berpendapat saat ini, tren fashion di Indonesia didominasi oleh style korea dan kebarat-baratan, meski ada juga yang berciri khas Indonesia. Brand luar juga sudah sangat terkenal dan berpengaruh kuat dalam pasar Indonesia.

Meskipun begitu, saat ini brand lokal pun sudah mulai tumbuh dan bersaing dengan brand luar yang terkenal. Eksistensi brand lokal semakin didukung dengan kemudahan pemasaran produknya karena sekarang sudah banyak e-commerce yang bisa dipilih saat berbelanja.

“Kehadiran e-commerce memudahkan para pelaku dunia fashion dalam memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas. Pun para pembeli mendapatkan kemudahan dengan banyaknya pilihan produk yang bisa dibeli,” tambahnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion e-commerce wfh
Editor : Puput Ady Sukarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top