Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Cara Mencegah Saraf Kejepit yang Dialami Hanung Bramantyo

Berdiri dan bergerak sesering mungkin, untuk mencegah saraf terjepit di area tubuh bagian bawah. Simak cara lain untuk mencegahnya!
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 13 Januari 2022  |  13:05 WIB
Ilustrasi saraf kejepit
Ilustrasi saraf kejepit

Bisnis.com, JAKARTA – Sutradara sekaligus suami dari Zaskia Adya Mecca, Hanung Bramantyo telah melakukan operasi saraf terjepit.

Pinched nerve atau yang dikenal dengan saraf terjepit adalah kondisi dimana terjadi kerusakan pada saraf atau kelompok saraf ketika jaringan di sekitarnya (seperti tulang rawan, cakram, tulang, tendon atau otot) meningkatkan tekanan pada saraf.

Kondisi ini dapat terjadi di hampir semua tubuh Anda. Namun, saraf terjepit paling sering terjadi pada leher, bahu, pergelangan tangan, siku dan punggung bagian bawah.

Kepala petugas medis di platform kesehatan digital Clearing dan spesialis nyeri Jacob Hascalovisi menyebutkan, ada banyak jenis saraf terjepit yang dinamakan berdasarkan lokasinya. Misalnya, Carpal Tunnel, yang terjadi ketika saraf di dalam pergelangan tangan terhimpit atau tertekan. Atau, Neuropati ulnaris, yang terjadi ketika saraf ulnaris tertekan sehingga menyebabkan kesemutan di tangan.

Sebetulnya, beberapa saraf terjepit akan membutuhkan perawatan professional untuk dirawat, seperti kasus yang dialami oleh Hanung Bramantyo. Namun, beberapa gejala ringan saraf terjepit bisa dirawat sendiri di rumah.

Melansir Healthline, Kamis (13/1/2021), berikut beberapa pilihan perawatan saraf terjepit untuk dicoba, tergantung pada lokasi saraf terjepit Anda:

1. Sesuaikan postur tubuh Anda

Spesialis manajemen nyeri intervensi tulang belakang dan leher Kalig Chang mengatakan bahwa duduk atau berbaring dengan posisi tertentu dapat membantu menghindari rasa sakit.

“Misalnya, seseorang yang memiliki saraf terjepit di leher atau punggung bawah mungkin mencoba meringkuk ke posisi janin atau menekuk leher atau punggung bawah untuk menghindari rasa sakit,” kata Chang.

Oleh karena itu, dia menyarankan agar Anda mencoba melakukan beberapa posisi berdiri atau duduk yang berbeda, sampai Anda menemukan posisi yang bisa mengurangi ketidaknyamanan itu. Kemudian, habiskan waktu sebanyak mungkin di posisi itu. 

2. Gunakan standing desk dan lebih sering bergerak

Berdiri dan lebih sering bergerak sangat penting untuk mencegah dan mengobati saraf terjepit di area tubuh bagian bawah.

Bila Anda adalah seorang pekerja kantoran dan memiliki saraf terjepit, Anda bisa berdiskusi dengan departemen SDM perusahan Anda untuk memodifikasi meja kerja Anda, sehingga Anda dapat berdiri saat bekerja. 

Namun, bila ternyata Anda tidak bisa mendapatkannya, Anda bisa mengubahnya dengan meletakkan laptop atau monitor komputer di atas tumpukan buku. Pilihan lainnya, Anda bisa lebih rajin bangun dan berjalan-jalan ke luar kantor, atau sekedar ke kamar mandi setiap jamnya.

obat saraf kejepit

3. Ubah posisi keyboard Anda

Jika saraf terjepit atau nyeri terletak di pergelangan tangan atau lengan bawah, ada baiknya untuk mempertimbangkan posisi keyboard Anda.

Idealnya, keyboard harus diposisikan  sehingga siku Anda sejajar dengan pergelangan tangan Anda. Ini berarti, pergelangan tangan Anda tidak menggantung ke bawah atau terlalu ke atas.

4. Kenakan belat pergelangan tangan

Untuk orang dengan Carpal Tunnel Syndrome (CTS), belat bisa bermanfaat. Mengapa? Karena belat akan memaksa Anda untuk beristirahat dan melindungi pergelangan tangan Anda.

Hascalovisi menambahkan, belat dapat sangat membantu Anda di malam hari, karena mencegah pergelangan tangan Anda melengkung ke posisi yang tidak menguntungkan ketika Anda tertidur.

5. Istirahat

Dimanapun lokasi saraf terjepit terjadi, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah beristirahat. Chang menuturkan, istirahat dari aktivitas yang membutuhkan tenaga akan membuat saraf yang secara aktif meradang menjadi tenang.

“Saat inflamasi mulai sembuh, lanjutkan kembali aktivitas secara perlahan, untuk membantu mengkondisikan otot tulang belakang dan jaringan lunak yang terkait,” katanya.

cara mencegah saraf kejepit tulang belakang

6. Peregangan

Dalam kebanyakan skenario saraf terjepit, dengan istirahat dan peregangan yang tepat, Anda bisa mengatasi masalah dalam beberapa hari, menurut Hascalovisi.

“Peregangan dapat membantu meringankan tekanan pada saraf atau saraf Anda, dan memperbaiki gejala,” katanya.

7. Kompres dengan es

Pijat area yang sakit dengan es batu selama sekitar 5 menit. Untuk melakukannya, Hascalovisi menyarankan untuk mengompresnya dengan es batu selama 15 menit. Kemudian, istirahatlah selama 30 menit sebelum kembali dikompres.

8. Kompres dengan heating pad atau dengan air hangat

Sama halnya dengan es, Anda bisa mengompres bagian yang nyeri dengan heating pad atau air hangat. Suhu panas pada heating pad atau air hangat  dapat mengendurkan otot-otot yang tegang di sekitar saraf yang terjepit. Suhu panas juga meningkatkan aliran darah yang dapat membantu proses penyembuhan.

9. Tinggikan kaki Anda

Jika saraf terjepit terletak di sekitar area punggung bawah Anda, cobalah berbaring telentang dengan kaki ke atas, sehingga pinggul dan lutut Anda tertekuk 90 derajat.

10. Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas

Bila Anda ingin mencoba pereda nyeri, Anda bisa mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dijual bebas, seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB) atau aspirin (Bufferin). Namun, pastikan untuk meminumnya sesuai dengan petunjuk penggunaan dan pastikan pula untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat tips sehat saraf nyeri punggung
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top