Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasien Covid Omicron yang Meninggal Dunia, Awalnya Tidak Bergejala

Dua pasien covid omicron di Indonesia meninggal dunia. Salah satunya sudah divaksin dan memiliki komorbid. Dia semula tidak menunjukkan gejala.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 24 Januari 2022  |  10:03 WIB
Ilustrasi Omicron. - Antara
Ilustrasi Omicron. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan pada Sabtu (22/1) lalu mencatat dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia. Ini sekaligus menjadi pelaporan kematian pertama di Indonesia yang diakibatkan oleh varian yang sangat menular tersebut.

Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan RI, Senin (24/1), satu kasus merupakan transmisi lokal dan satu kasus lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Selain itu, keduanya diketahui memiliki komorbid.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kasus kematian akibat Omicron ini cukup spesifik. Pasalnya, pada kasus PPLN, korban telah divaksinasi penuh dan kebetulan memiliki komorbid yang cukup banyak.

“Dia punya obesitas, penyakit gula darah yang tidak terkontrol dengan baik dan juga punya penyakit hipertensi,” kata dr Nadia dikutip dalam channel youtube Kabar Siang tvOne.

Dia menjelaskan, pada saat terinfeksi varian Omicron, korban tidak menunjukkan gejala. Namun dalam tiga hari setelah dinyatakan positif Covid-19, korban menunjukkan gejala sesak. Saat menunjukkan gejala sesak, korban yang pada saat itu sedang melakukan isolasi di hotel isolasi, kemudian di rujuk di Wisma Atlet. Karena sesak semakin parah, korban kemudian dirujuk kembali ke RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara dan meninggal dunia.

Sementara itu, kasus lainnya dialami oleh lansia berusia 64 tahun yang diketahui belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Walaupun almarhum ini punya komorbid hipertensi tetapi dikatakan kalau dari informasinya ya ini hipertensinya sering kontrol ke puskesmas,” ungkap dr Nadia.

Sejak 15 Desember 2021 hingga saat ini, secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia. Dan hingga Sabtu (22/1) menurut data dari Kementerian Kesehatan, tercatat 3.205 penambahan kasus baru Covid-19, 627 kasus sembuh dan 5 kasus meninggal akibat terpapar Covid-19. Disebutkan bahwa kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia.

Ditemukannya dua kasus meninggal akibat Omicron membuktikan bahwa varian ini tidak bisa dianggap ringan. Oleh karena itu, pastikan agar Anda sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 penuh dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes omicron
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top