Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Benarkah Stres Picu Rambut Beruban?

Para peneliti menemukan bahwa perubahan warna terkait dengan aktivitas mitokondria. Mitokondria menerima dan memproses sinyal, seperti stres. Dalam penelitian ini, ternyata orang yang mengurangi tingkat stres mereka, terutama satu sukarelawan yang pergi berlibur benar-benar memperbarui tingkat pigmentasi di rambut mereka.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  15:03 WIB
Rambut beruban - Istimewa
Rambut beruban - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - American Psychological Association menjelaskan bahwa stres tidak hanya membuat Anda dalam suasana hati yang buruk, tapi juga dapat mempengaruhi setiap sistem tubuh Anda, dari muskuloskeletal hingga sistem saraf dan reproduksi.

Stres kronis dapat menyebabkan ketegangan otot karena membuat tubuh waspada. Hal ini juga dapat menyebabkan sesak napas. Selain itu, stres melebarkan pembuluh darah, yang meningkatkan tekanan darah, dan efeknya tidak berhenti di situ.

Tapi bisakah stres benar-benar membuat rambut Anda beruban? Sekelompok peneliti di Columbia University Irving Medical Center memilih rambut dari 14 sukarelawan dan mempelajari tidak hanya warna mereka dari waktu ke waktu, tetapi juga tingkat protein di rambut, serta tingkat stres para sukarelawan. Per Science Daily, penelitian ini menemukan bahwa stres memang berkontribusi pada hilangnya pigmentasi rambut, tetapi bukan itu saja.

Melansir health digest, para peneliti menemukan bahwa perubahan warna terkait dengan aktivitas mitokondria. Mitokondria menerima dan memproses sinyal, seperti stres. Dalam penelitian ini, ternyata orang yang mengurangi tingkat stres mereka, terutama satu sukarelawan yang pergi berlibur benar-benar memperbarui tingkat pigmentasi di rambut mereka.

Meskipun temuan ini menarik, para peneliti memperingatkan pembaca bahwa uban tidak selalu dapat dibalik. Orang harus berada pada ambang waktu tertentu, artinya mereka harus cukup muda dan beruban cukup baru. Rambut yang telah beruban selama beberapa dekade, misalnya, tidak mungkin mendapatkan kembali tingkat pigmen sebelumnya. Yang mengatakan, tidak ada yang tahu apa arti terobosan ini untuk penelitian masa depan.

Jika Anda hidup cukup lama di planet ini, ada satu hal yang bisa Anda yakini. Kecuali jika Anda mengadopsi gaya rambut bercukur Britney Spears sekitar tahun 2007, rambut Anda, cepat atau lambat, pasti akan mulai beruban. Anda bisa panik dan mencoba menyembunyikannya atau Anda bisa melakukan seperti Sharon Osbourne dan menerimanya. Lagi pula, hanya beberapa tahun yang lalu semua anak trendi mewarnai rambut mereka menjadi abu-abu, jadi mengapa tidak mengambil kesempatan untuk mengayunkan tampilan rubah perak itu secara gratis?

Menurut blog Harvard Health, rambut sebenarnya tidak "berubah menjadi abu-abu", karena rambut yang tumbuh berwarna cokelat akan tetap berwarna cokelat sepanjang umurnya. Hanya saja rambut kita tidak hidup selama kita hidup, dan begitu setiap rambut mencapai ujung rentangnya dan keluar dari sikat Anda, itu diganti (jika Anda beruntung) dengan yang baru yang tumbuh di tempatnya.

Folikel rambut yang menghasilkan warna, bagaimanapun, cenderung mengadopsi tampilan yang lebih monokromatik seiring bertambahnya usia, dan mereka selesai menghasilkan warna muda Anda pada saat Anda mencapai usia paruh baya. OnHealth menceritakan bahwa orang-orang keturunan Kaukasia biasanya mulai beruban di pertengahan 30-an, mereka yang keturunan Asia di akhir 30-an, dan mereka yang keturunan Afrika tidak sampai pertengahan 40-an (walaupun garis waktu ini, tentu saja, dapat bervariasi).

Harvard Health mengatakan bahwa sebagian besar orang hanya akan beruban setelah genetika mereka menentukan bahwa mereka telah mencapai "waktu itu," ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat memicu hilangnya pigmentasi rambut lebih awal. Salah satunya adalah kekurangan vitamin B12, yang juga bisa memicu penipisan atau kerontokan rambut.

B12 adalah salah satu nutrisi penting untuk diet harian Anda dan dapat ditemukan dalam daging, kerang, dan produk susu, jadi jika Anda seorang vegan yang ingin mempertahankan warna rambut Anda (atau rambut Anda), Anda mungkin perlu mempertimbangkan suplemen B12. atau bahkan suntikan.

Kondisi lain yang kurang umum yang dapat menyebabkan rambut beruban termasuk neurofibromatosis (penyakit Von Recklinghausen), tuberous sclerosis, penyakit tiroid, vitiligo, dan alopecia areata. Kondisi yang disebutkan terakhir ini lagi-lagi melibatkan kerontokan rambut, meskipun rambut dengan lebih banyak pigmentasi lebih cenderung rontok, sehingga membuat uban lebih terlihat. Ini mungkin menjelaskan kasus-kasus di mana rambut ternyata berubah menjadi abu-abu dalam semalam.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rambut stres
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top