Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

4 Fakta Film Dokumenter Downfall: The Case Against Boeing

Downfall: The Case Against Boeing mengungkap dugaan adanya permainan kotor perusahaan Boeing yang menjadi penyebab dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302.
Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  19:06 WIB
Downfall: The Case Against Boeing
Downfall: The Case Against Boeing

Bisnis.com, SOLO - Tepat pada Jumat (18/2/2022) kemarin Netflix merilis film dokumenter berjudul Downfall: The Case Against Boeing.

Film yang disutradarai oleh Rory Kennedy itu berusaha mengungkap hasil investigasi di balik kecelakaan dua pesawat Boeing 737 MAX, yakni Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302 yang terjadi dalam waktu berdekatan.

Berkaitan dengan itu, berikut sejumlah fakta menarik tentang Downfall: The Case Against Boeing.

1. Dua kecelakaan pesawat dalam waktu 5 bulan

Kecelakaan yang dialami Lion Air dan Ethiopian Airlines terjadi dalam rentang waktu hanya bulan. Lion Air JT 610 mengalami kecelakaan pada 29 Oktober 2018 usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pangkal Pinang dengan korban jiwa sebanyak 189 orang.

Lalu, Ethiopian Airlines ET 302 mengalami kecelakaan pada 10 Maret 2019 setelah lepas landas dari ibu kota Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya dengan total korban 157 jiwa--terdiri dari penumpang dan awak pesawat.

Sementara itu, seorang narasumber dalam film menyebut, "Dua kecelakaan pesawat baru dalam waktu lima bulan satu sama lain, itu jarang terjadi dalam penerbangan modern."

2. Penyebab kecelakaan

Disebutkan dalam film bahwa penyebab kecelakaan Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302 adalah kegagalan pada Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS). Sistem tersebut merupakan sensor otomatis yang membuat hidung pesawat menukik ke bawah.

Usut punya usut, Boeing diketahui tidak pernah memberikan informasi mengenai MCAS kepada pilot.

3. Boeing berusaha menutupi kesalahannya

Dilansir dari Rolling Stone, Boeing berusaha menutupi kelalaiannya dengan mengkambing-hitamkan pilot. Mereka dituding tak bisa mengoperasionalkan pesawat.

Namun, seiring berjalannya penyelidikan terungkap bahwa pesawat memiliki sensor yang salah dan perangkat lunak kontrol penerbangan baru yang operasionalisasinya belum diinformasikan kepada pilot.

4. Boeing mengabaikan kecacatan pesawat

Downfall: The Case Against Boeing menjelaskan jika Boeing mengetahui adanya kecacatan pada pesawat. Akan tetapi, mereka memilih untuk mengabaikannya. Film ini juga mengungkapkan adanya pemangkasan biaya produksi demi kepentingan bisnis tanpa mempertimbangkan keselamatan penumpang.

"Kecelakaan tragis Lion Air Penerbangan 610 dan Ethiopian Airlines Penerbangan 302 mengungkap perilaku curang. Karyawan Boeing memilih keuntungan daripada keterusterangan dengan menyembunyikan informasi material dari FAA mengenai pengoperasian pesawat 737 MAX dan terlibat dalam upaya menutupi penipuan mereka," kata pejabat Asisten Jaksa Agung David Burns.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film film dokumenter Netflix
Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top