Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belum Rilis Resmi, Leslar Metaverse Ingatkan Adanya Penipuan Koin Kripto Palsu

Risky Billar ingatkan adanya penipuan yang menjual koin kripto palsu untuk dipakai di Leslar Metaverse.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  06:58 WIB
Pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar bangun dunia metaverse bernama Leslarverse.
Pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar bangun dunia metaverse bernama Leslarverse.

Bisnis.com, SOLO - Pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar merambah dunia metaverse dengan membangun Leslarverse.

Dalam proyek tersebut, mereka juga akan merilis Leslar Coin dan NFT untuk membeli avatar.

Mengutip dari situs resminya, Leslar Metaverse akan diresmikan segera pada beberapa hari ke depan.

Namun baru tiga hari diumumkan ke publik, pembelian koin kripto untuk Leslar Metaverse sudah terancam dengan adanya penipuan.

Terdapat pihak tak bertanggung jawab yang kemudian mencoba menjual Leslar Coin dan NFT palsu.

"Banyak penipuan mengatasnamakan LESLAR Metaverse dalam bentuk token crypto palsu, Telegram palsu & Instagram palsu," tulis keterangan resmi Leslar Metaverse di akun Instagramnya pada Rabu (23/2/2022).

Pihaknya pun meminta untuk berhati-hati karena Leslar Metaverse belum dirilis secara resmi.

"Dengan ini pihak LESLAR menyatakan semua itu bukan bagian dari LESLAR Metaverse, karena sampai saat ini kami belum launching project apapun! Jangan tertipu!"

Seperti yang diketahui, presale pembelian Leslar Coin memiliki keuntungan tertentu.

Harga presale Leslar Coin yakni $0.0000027 dengan jadwal penerimaan saham dalam 3 bulan. Untuk harga IDO-nya sendiri yakni $0.0000034.

Nantinya, semua interaksi yang dilakukan di dunia Leslarverse akan menggunakan mata uang $Leslar atau Leslar Coin.

Uang tersebut bisa digunakan untuk bermain dan melakukan jual beli item digital, seperti membeli avatar Leslarian NFT.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cryptocurrency mata uang kripto metaverse
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top