Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Makanan Diet Terbaik untuk Penderita Anemia

Ada banyak jenis anemia dan jenis yang paling umum adalah anemia defisiensi besi. Sel darah merah mengandung protein yang disebut hemoglobin. Hemoglobin penuh dengan zat besi.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 02 Maret 2022  |  17:27 WIB
Ilustrasi sel darah merah - Istimewa
Ilustrasi sel darah merah - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Anemia terjadi ketika tubuh Anda tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. Kondisi ini terutama disebabkan oleh kehilangan darah, penghancuran sel darah merah, atau ketidakmampuan tubuh Anda untuk membuat sel darah merah yang cukup.

Ada banyak jenis anemia dan jenis yang paling umum adalah anemia defisiensi besi. Sel darah merah mengandung protein yang disebut hemoglobin. Hemoglobin penuh dengan zat besi. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh Anda tidak dapat membuat hemoglobin yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah yang cukup untuk mengirimkan darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh Anda.

Rencana pengobatan anemia sering kali mencakup perubahan pola makan. Rencana diet terbaik untuk anemia termasuk makanan yang kaya zat besi dan vitamin lain yang penting untuk hemoglobin dan produksi sel darah merah. Ini juga harus mencakup makanan yang membantu tubuh Anda menyerap zat besi dengan lebih baik.

Tambahkan makanan ini ke dalam diet Anda untuk mendapatkan lebih banyak zat besi dan membantu melawan anemia defisiensi besi, berikut daftarnya dilansir dari Health Line:

1. Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau, terutama yang berwarna gelap, adalah salah satu sumber zat besi nonheme terbaik. Termasuk bayam, kubis, sejenis sawi, dan dandelion hijau. Beberapa sayuran hijau tinggi zat besi, seperti bayam dan kangkung, juga tinggi oksalat. Oksalat dapat mengikat dengan besi, mencegah penyerapan besi nonheme.

2. Daging dan Unggas

Semua daging dan unggas mengandung zat besi heme. Daging merah, domba, dan daging rusa adalah sumber terbaik. Unggas dan ayam memiliki jumlah yang lebih rendah. Makan daging atau unggas dengan makanan zat besi nonheme, bersama dengan buah yang kaya vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

3. Hati

Banyak orang menghindari daging organ, tetapi mereka adalah sumber zat besi yang hebat. Hati bisa dibilang adalah daging organ yang paling populer. Ini kaya akan zat besi dan folat. Beberapa jeroan lain yang kaya zat besi adalah jantung, ginjal, dan lidah sapi.

4. Seafood

Beberapa makanan laut menyediakan zat besi heme. Kerang, tiram, kepiting, dan udang adalah sumber yang baik. Sebagian besar ikan mengandung zat besi. Ikan dengan kadar zat besi terbaik antara lain:

-  tuna kaleng atau segar

-  ikan kembung

-  mahi mahi

-  ikan kuwe

-  salmon segar atau kalengan.

5. Makanan yang Diperkaya Zat Besi

Banyak makanan yang diperkaya dengan zat besi. Coba makanan ini jika Anda seorang vegetarian atau kesulitan untuk makan sumber zat besi lainnya:

-  jus jeruk yang diperkaya

-  sereal siap saji yang diperkaya

-  makanan yang terbuat dari tepung halus yang diperkaya seperti roti putih

-  pasta yang diperkaya

-  makanan yang terbuat dari tepung jagung yang diperkaya

-  nasi putih yang diperkaya

6. Kacang

Kacang adalah sumber zat besi yang baik untuk vegetarian dan pemakan daging. Harganya juga murah dan serbaguna. Beberapa pilihan kaya zat besi adalah:

-  kacang merah

-  buncis

-  kedelai

-  kacang polong hitam

-  kacang pinto

-  kacang hitam

-  kacang polong

-  kacang lima

-  kacang kalengan.

7. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Banyak jenis kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber zat besi yang baik. Rasanya enak sendiri atau ditaburkan di salad atau yogurt. Beberapa kacang-kacangan dan biji-bijian yang mengandung zat besi adalah:

- biji labu

- kacang mete

- kacang pistasi

- biji rami

- kacang pinus

- biji bunga matahari

- biji labu mentah, kacang mete mentah, dan kacang pinus mentah

- almond

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anemia diet
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top