Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selain COVID, Ini 4 Penyakit yang Sangat Menular dan Perlu Diwaspadai

Berikut 4 penyakit sangat menular yang juga harus diwaspadai selain covid
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 16 Maret 2022  |  16:03 WIB
Ilustrasi yang diberikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention), institusi di bawah Pemerintah Amerika Serikat, yang merepresentasikan grafis 3D dari partikel virus campak. - Reuters
Ilustrasi yang diberikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention), institusi di bawah Pemerintah Amerika Serikat, yang merepresentasikan grafis 3D dari partikel virus campak. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Selain covid, ada beberapa penyakit menular yang juga harus Anda waspadai penyebarannya.

Penyakit-penyakit ini telah menyerang kehidupan manusia setiap musim dan sangat penting untuk memahami gejalanya dan diobati sebelum terlambat.

Berikut 4 penyakit sangat menular yang juga harus diwaspadai selain covid dilansir dari Times of India :

1. Pneumonia

Pneumonia disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae tipe b (Hib), virus pernapasan syncytial dan Pneumocystis jiroveci adalah jenis umum patogen yang menyebabkan pneumonia. Penyakit ini menyumbang 14% kematian pada anak setiap tahun.

Pneumonia sangat menular. Menurut WHO, virus dan bakteri yang biasa ditemukan di hidung atau tenggorokan anak, dapat menginfeksi paru-paru jika terhirup. Mereka juga dapat menyebar melalui tetesan udara dari batuk atau bersin. Selain itu, pneumonia dapat menyebar melalui darah, terutama selama dan segera setelah lahir.

Gejala umum pneumonia adalah sesak napas dan/atau nyeri saat bernapas. Kantung kecil yang ada di paru-paru yang disebut alveoli diisi dengan nanah dan cairan yang membatasi kapasitas pernapasan seseorang.

Gejala pneumonia lainnya adalah nyeri dada, batuk, kelelahan, suhu tubuh rendah, mual, diare, muntah, berkeringat, dan kedinginan.

2. Tuberkulosis

Tuberkulosis disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan merupakan penyakit paru-paru. Sering disebut sebagai TB, penyakit ini adalah pembunuh menular teratas di dunia menurut WHO. “Sebanyak 1,5 juta orang meninggal karena TB pada tahun 2020 (termasuk 214.000 orang dengan HIV). Di seluruh dunia, TB adalah penyebab kematian ke-13 dan pembunuh menular nomor dua setelah COVID-19 (di atas HIV/AIDS),” WHO telah mengatakan pada Oktober 2021.

Sekitar setengah dari kasus TB yang ditemukan di seluruh dunia ditemukan di Bangladesh, Cina, India, Indonesia, Nigeria, Pakistan, Filipina, dan Afrika Selatan.

Jika didiagnosis sejak dini, maka TB dapat diobati dan disembuhkan.

TBC terlihat ketika batuk darah dan lendir berlangsung selama lebih dari tiga minggu. Gejala TBC antara lain nyeri dada, kesulitan bernapas, penurunan berat badan yang tidak disengaja, kelelahan, demam, keringat malam, dan kedinginan.

3. Influensa

Influenza atau flu sangat erat kaitannya dengan COVID hingga gejala yang berbeda dari kedua penyakit itu terlihat. Ada 4 jenis virus influenza musiman, tipe A, B, C dan D sehingga menjadikannya beban penyakit sepanjang tahun. ”Di seluruh dunia, epidemi tahunan ini diperkirakan menyebabkan sekitar 3 hingga 5 juta kasus penyakit parah, dan sekitar 290.000 hingga 650.000 kematian akibat pernapasan,” kata laporan WHO.

Gejala umum flu adalah demam, batuk kering, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, kelelahan, pilek, dan sakit tenggorokan. Jika batuk berlangsung lebih dari 2 minggu, seseorang harus menjalani tes flu. Meskipun banyak orang pulih darinya, itu bisa serius pada banyak orang lain dan juga dapat menyebabkan kematian.

4. Campak

Penyakit menular lain yang merenggut hampir 1.40.000 kematian di seluruh dunia pada tahun 2018 adalah campak. Campak disebabkan oleh virus dalam keluarga paramyxovirus dan ditularkan melalui kontak langsung dan udara.
Demam tinggi, yang biasanya dimulai 10-12 hari setelah terpapar virus, pilek, batuk, mata berair, bintik-bintik putih kecil di dalam pipi adalah beberapa gejala umum campak. Setelah beberapa hari infeksi, ruam muncul di wajah dan leher yang menghilang 5-6 hari kemudian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit penyakit jantung penyakit tidak menular Gejala Penyakit penyakit menular
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top