Ilustrasi puasa/sfidn
Relationship

Hukum Berhubungan Suami Istri di Bulan Ramadan

Mia Chitra Dinisari
Minggu, 27 Maret 2022 - 09:49
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tidak selamanya puasa berjalan lancar. Terkadang  godaan dan cobaan silih berganti datang dan mendekat.

Dikutip dari nu.or.id, diantara cobaan yang berat adalah ketika datang nafsu bersetubuh yang amat sangat. Padahal magrib masih lama datang. Jikalau memang tidak terhindarkan lagi, maka tebusan dari kesalahan itu haruslah segera disediakan.

Pada dasarnya, hubungan intim boleh saja dilakukan di bulan suci Ramadan, namun harus di waktu yang tepat. Yaitu setelah waktu berbuka puasa hingga belum muncul fajar subuh, yang menjadi tanda untuk awal puasa.

Namun, ketika rasa ingin berhubungan suami istri dengan suami atau istri Anda datang pada siang hari, maka mereka diwajibkan membayar denda atau Kaffarah (tebusan).

Adapun, bagi pelanggaran puasa yang berupa hubungan seks (jima’) ada tiga jenis. Ketiganya tidak bisa dipilih salah satu, tetapi harus dilakukan sesuai urutan. Pertama, memerdekakan budak. Kedua, puasa dua bulan berturut-turut. Dan ketiga memberi paket kepada 60 orang fakir miskin.

Masing-masing 1 mud (60 ons) bahan makanan pokok. Karena dalam konteks kekinian, sangsi yang pertama tidak mungkin dilakukan, karena di zaman sekarang tidak ada lagi perbudakan. Maka sangsi kedua harus dilaksanakan kecuali ada halangan yang dibenarkan oleh syariat.

Maka sangsi ketiga menjadi tebusan terakhir yaitu memberikan 60 paket makanan pokok yang masing-masing seberat 60 ons.  

Namun demikian, seringkali mereka yang mengerti hukum akan berusaha menghindar dari ketiga jenis tebusan ini. Dengan cara membatalkan puasa terlebih dahulu (baik dengan makan atau minum) sebelum melakukan hubungan seks. Dengan harapan terhindar dari kaffarah ini. Jangan disangka dengan cara begitu bisa lepas dari hukuman

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro