Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Gejala, Pencegahan, dan Penanganan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Virus hepatitis sangat berbahaya, sehingga WHO mengimbau untuk menanggapi kemunculan penyakit ini secara serius.
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 09 Mei 2022  |  17:42 WIB
Ilustrasi seorang anak dirawat akibat hepatitis akut misterius - WHO
Ilustrasi seorang anak dirawat akibat hepatitis akut misterius - WHO

Bisnis.com, JAKARTA - Penyakit hepatitis akut misterius pertama kali ditemukan di Inggris Raya pada 5 April 2022. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bahwa hingga kini belum bisa dipastikan penyebab dari hepatitis akut misterius pada anak-anak.

WHO pun telah menyatakan kejadian luar biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia.

Melansir dari laman WHO pada Senin (9/5/2022), pada 21 April 2022 setidaknya 169 kasus hepatitis akut yang tidak diketahui asalnya telah dilaporkan dari 11 negara di Eropa dan satu negara di Amerika Serikat (AS). Bahkan hingga 1 Mei 2022 kasusnya bertambah menjadi 228 kasus di 20 negara.

WHO mengatakan bahwa penyakit hepatitis akut misterius menyerang anak-anak terutama di bawah usia 10 tahun. Bahkan 17 dari 170 anak dengan hepatitis akut misterius membutuhkan transplantasi hati.

“Kasus berusia 1 bulan hingga 16 tahun. Ada 17 anak (sekitar 10 persen) membutuhkan transplantasi hati,” tulis WHO.

Di Inggris, 11 anak dikonfirmasi telah menerima transplantasi hati. Virus ini sangat berbahaya sehingga WHO mengimbau untuk menanggapi kemunculan penyakit ini secara serius.

Sementara itu, di Indonesia pada 30 April 2022, terdapat 3 dugaan kasus pasien anak hepatitis akut misterius meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo. Hal ini dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia.

Mengenal dan Antisipasi Hepatitis Akut Misterius

Pengertian Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan hati yang disebabkan oleh berbagai virus menular dan agen tidak menular yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan, beberapa di antaranya bisa berakibat fatal. Ada lima jenis utama virus hepatitis, yang disebut sebagai tipe A, B, C, D dan E. 

Sementara itu, pada penyakit hepatitis akut misterius kelima jenis utama virus hepatitis belum terdeteksi. Adapun, perjalanan internasional belum diidentifikasi sebagai faktor penyebab timbulnya penyakit ini.

Perkiraan sementara, hepatitis akut misterius memiliki hubungan dengan Adenovirus. Virus ini diyakini ditularkan melalui makanan dan minuman yang tingkat higenitasnya rendah. Meskipun begitu, kemungkinan lain masih diselidiki dan memerlukan penelitian lebih lanjut.

Gejala Klinis Hepatitis Akut Misterius

Gejala klinis pada kasus yang teridentifikasi adalah hepatitis akut (peradangan hati) dengan peningkatan enzim hati yang nyata.

Di antaranya banyak yang melaporkan gejala, seperti berikut ini.

  1. Sakit perut
  2. Diare dan muntah
  3. Nyeri abdomen
  4. Peningkatan kadar enzim hati (aspartate transaminase (AST) atau alanine aminotransaminase (ALT) lebih besar dari 500 IU/L)
  5. Penyakit kuning (sindrom jaundice).

Adapun, sebagian besar kasus tidak mengalami gejala demam.

Cara Pencegahan Hepatitis Akut Misterius

  1. Rutin mencuci tangan dengan sabun
  2. Mengonsumsi makanan yang matang dan bersih
  3. Tidak bergantian alat makan dengan orang lain
  4. Menghindari kontak dengan orang sakit
  5. Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan
  6. Mengurangi mobilitas
  7. Menggunakan masker jika bepergian
  8. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Cara Penanganan Hepatitis Akut Misterius

  1. Waspada gejala awal, seperti diare, mual, muntah, sakit perut, dan dapat disertai dengan demam ringan
  2. Jangan panik jika muncul gejala awal. Segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan
  3. Jangan menunggu gejala lanjutan, seperti mata dan kulit kuning, agar tidak terlambat mendapat penanganan
  4. Jika terjadi penurunan kesadaran, segera bawa anak ke rumah sakit dengan fasilitas Intensive Care Unit (ICU) anak.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa amerika serikat hepatitis
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top