Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh! Film Lightyear Dilarang Tayang di Negara Ini karena Konten LGBT

Sejumlah negara ini larang film Lightyear ditayangkan di bioskop karena ada adegan LGBT.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 14 Juni 2022  |  12:22 WIB
Waduh! Film Lightyear Dilarang Tayang di Negara Ini karena Konten LGBT
Lightyear akan dirilis secara resmi di bioskop pada Juni 2022 - imdb

Bisnis.com, SOLO - Film animasi Lightyear dicekal di sejumlah negara karena tampilkan adegan LGBT.

Setidaknya ada 14 negara yang melarang Lightyear ditayangkan di bioskop. LGBT yang dimaksudkan tersebut yakni potongan adegan ciuman sesama jenis.

Adegan tersebut melibatkan karakter space ranger bernama Alisha yang memiliki pasangan seorang perempuan.

Selain negara-negara di Timur Tengah, negara di kawasan Asia seperti Malaysia dan China juga melarang penayangan Lightyear.

Melansir dari Variety, China meminta tim produksi untuk menghapus adegan LGBT. Namun hingga kini, Disney belum mendapatkan jawaban yang pasti dari pasar tersebar dunia itu.

Disney pun meyakini bahwa Lightyear kemungkinan tak akan ditayangkan di China. Padahal dari jadwal resminya, film ini akan resmi tayang pada 17 Juni mendatang.

Sinopsis

Diambil dari tokoh Toy Story, Buzz Lightyear, film ini akan fokus pada kisah para penjelajah luar angkasa.

Lightyear mengisahkan kapten Unit Perlindungan Alam Semesta dari korps Space Ranger Aliansi Intergalaksi yang harus melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Ia pun diberikan misi yang berbahaya di sebuah planet asing. Namun di tengah perjalanan ia bertemu dengan sekelompok robot jahat yang bisa menggagalkan misinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film pixar disney film hollywood Sinopsis Film Sinopsis Film
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top