Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menilik Wahana Jurnal Risa Rumah Sandekala, Hadir di FX Sudirman

Sudah dibuka sejak 11 Juni lalu, intip cerita seram di balik rumah hantu Jurnal Risa-Rumah Sandekala yang ada di FX Sudirman.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 16 Juni 2022  |  11:04 WIB
Menilik Wahana Jurnal Risa Rumah Sandekala, Hadir di FX Sudirman
Wahana rumah hantu Jurnal Risa Rumah Sandekala di FX Sudirman

Bisnis.com, SOLO - Wahana rumah hantu dari Jurnal Risa hadir menghibur penggemar di FX Sudirman mulai 11 Juni hingga 10 Juli 2022.

Bagi Anda yang ingin datang ke wahana ini, dapag masuk dengan membeli tiket melalui situs resmi tiket.com.

Tiket dibanderol dengan harga Rp40.000 (Senin-Jumat)dan Rp50.000 (Sabtu-Minggu). Rumah hantu ini dibuka mulai 12.00 hingga 21.00 WIB.

"Bersiaplah memasuki dimensi lain di #RumahSandekala untuk pengalaman mencekam & menegangkan yang tak terlupakan!
Berlokasi di FX-Sudirman Lantai F3 mulai 11 Juni sampai 10 Juli 2022," tulis akun resmi Instagram Jurnal Risa, @tim_jurnalrisa.

Rumah hantu ini memiliki tema yang diadaptasi dari buku Risa Saraswati berjudul Sandekala yang dirilis tahun 2018.

Rumah Sandekala adalah sebuah kisah rumah tua yang ceritanya melegenda di sebuah perkampungan kecil di daerah Jawa Barat.

Rumah ini menjadi kediaman dari keluarga keturunan Sunda yang cukup terhormat di kampung halamannya.

Pemilik rumah biasa dipanggil Nyai Sukma oleh orang sekitar. Dia adalah seorang penari dan sinden terkenal, yang menghidupi dua anak lelakinya bernama Barna dan Bagja.

Menginjak usia dewasa, Barna hidup bahagia dengan istrinya, Ayara dan juga ketiga anaknya yaitu Ekal, dan dua anak perempuan kembar Rara dan Roro. Sementara Bagja merantau kerja keluar kota.

Kedamaian rumah dan keluarga ini mendadak hancur dan menyimpan misteri. Nyai Sukma yang menua mulai depresi karena pekerjaannya sebagai sinden sudah tidak dibutuhkan lagi dan mulai ditinggalkan orang.

Ego dan ambisi Nyai Sukma yang ingin terus eksis membuat dia melakukan pesugihan dan perjanjian terlarang dengan setan.

Meskipun hal ini menjadikan karir dan pekerjaannya kembali bersinar, namun dia harus membayar mahal dengan menumbalkan salah satu anaknya.

Mengetahui hal itu, Barna menjadi murka dan memutuskan untuk melawan dengan cara mempelajari dan memuja hal-hal gaib. Dendam ini berimbas pada ketentraman keluarga kecil Barna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata destinasi wisata hantu
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top