Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tanda-tubuh Kekurangan Karbohidrat, Bisa Berbahaya

Karbohidrat kompleks membentuk 45 hingga 65 persen dari total kalori harian Anda. Jadi jika Anda makan 2.000 kalori sehari, kira-kira 900 hingga 1.300 kalori tersebut harus berasal dari karbohidrat (atau 225 hingga 325 gram).
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 11 Juli 2022  |  16:58 WIB
Tanda-tubuh Kekurangan Karbohidrat, Bisa Berbahaya
Sagu merupakan salah satu sumber karbohidrat nonberas. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Karbohidrat adalah bagian dari diet seimbang yang membantu bakteri baik di mikrobioma usus manusia. 

Karbohidrat juga sebagai salah satu sumber energi utama yang digunakan oleh tubuh.

Dilansir dari Cooking Light, ketidakseimbangan karbohidrat dapat berdampak pada penurunan berat badan, fungsi hati, dan metabolisme.

Karbohidrat kompleks membentuk 45 hingga 65 persen dari total kalori harian Anda. Jadi jika Anda makan 2.000 kalori sehari, kira-kira 900 hingga 1.300 kalori tersebut harus berasal dari karbohidrat (atau 225 hingga 325 gram).

Berikut delapan tanda bahwa tubuh Anda kekurangan karbohidrat:

1. Mengidam Makanan Cepat Saji

Salah satu tanda pertama bahwa tubuh Anda kekurangan karbohidrat adalah mengidam junk food. Tubuh menyadari bahwa ia tidak mendapatkan karbohidrat yang dibutuhkannya untuk berfungsi dengan baik, kemudian isyarat lapar dan nafsu makan mengambil alih sehingga ingin mengonsumsi makanan junk food atau cepat saji.

2. Kelelahan dan Kabut Otak

Karbohidrat menyediakan glukosa yang diperlukan untuk bahan bakar tubuh, Anda bisa merasa lelah ketika kurang asupan karbohidrat. Otak Anda juga terasa tidak maksimal. Ini terasa seperti pikiran Anda berkabut karena beberapa jalur tidak memiliki cukup glukosa untuk bekerja pada kapasitas terbaiknya.

3. Bau Mulut

Ketika kita makan terlalu sedikit karbohidrat, kita berisiko terlalu bergantung pada asam lemak untuk bahan bakar yang dapat menyebabkan keadaan ketosis. Ini adalah saat tubuh Anda memecah keton yang dihasilkan hati Anda dari pemecahan asam lemak untuk energi. Bau mulut, atau halitosis adalah produk sampingan dari bahan kimia tertentu yang dilepaskan dalam tubuh ketika keton dibakar.

4. Sakit Kepala

Kurangnya karbohidrat juga bisa memicu gula darah rendah dan akibatnya sakit kepala bisa menyerang. Ketika otak menyadari bahwa tidak ada cukup glukosa untuk beredar, otak bereaksi terhadap perubahan ini dengan mencoba mengembalikan kadar gula yang menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala yang berhubungan dengan gula darah rendah cenderung menjadi sakit kepala berdenyut yang terletak di pelipis.

5. Kembung dan Sembelit

Karbohidrat adalah salah satu sumber serat utama tubuh. Tidak mendapatkan cukup serat dapat menyebabkan kembung dan kemacetan di saluran pencernaan Anda. Kurangnya serat membuat saluran pencernaan Anda menyempit dan tidak dapat melakukan proses peristaltik yang membantu segala sesuatunya bergerak dengan lancar.

6. Merasa Dingin

Suhu dikendalikan oleh hormon di hipotalamus kita, tempat yang sama di otak yang mengontrol rasa lapar dan kenyang. Saat tubuh Anda kekurangan karbohidrat, itu bisa membuat hormon-hormon ini rusak dan membuat Anda merasa tidak pernah bisa merasa hangat.

7. Perubahan Suasana Hati

Karena otak tidak mendapatkan cukup glukosa, hipotalamus (yang juga mengontrol suasana hati) terus memproduksi hormon rasa lapar. Ketika satu hormon bekerja berlebihan, memberi tahu tubuh kita bahwa kita haus energi, itu dapat berdampak besar pada hormon lain seperti hormon untuk suasana hati.

8. Olahraga Tidak Lancar

Jika rutinitas olahraga Anda sulit untuk dilakukan, rendah karbohidrat bisa menjadi penyebabnya. Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh, menyediakan bahan bakar untuk otot Anda. Ketika tidak ada cukup karbohidrat, kelesuan dan kekurangan energi dapat memengaruhi olahraga Anda. Alih-alih merasa bugar, setelah olahraga Anda malah merasa lebih lelah dan langsung sakit selama satu atau dua hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karbohidrat nutrisi lemak Gejala Penyakit
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top