Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Profil Nicole Shanahan, Istri Pendiri Google yang Diduga Selingkuh dengan Elon Musk

Elon Musk dan Shanahan diduga telah menjalin hubungan di belakang Sergey Brin. Namun, rumor tersebut segera dibantah oleh Musk.
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 25 Juli 2022  |  17:48 WIB
Ini Profil Nicole Shanahan, Istri Pendiri Google yang Diduga Selingkuh dengan Elon Musk
Nicole Shanahan - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha Silicon Valley Nicole Shanahan mendadak jadi sorotan di tengah keretakan hubungan antara dua orang terkaya di dunia,  Co-Founder Google Sergey Brin dan CEO Tesla Elon Musk.

Dilansir Bloomberg pada Senin (25/7/2022), dikabarkan Musk dan Shanahan telah menjalin hubungan di belakang Brin berdasarkan laporan The Wall Street Journal (WSJ). Namun, rumor tersebut segera dibantah oleh Musk.

Diketahui, Shanahan dan Brin telah menikah selama lebih dari tiga tahun dan pada Juni 2021 mereka berencana untuk bercerai, dengan alasan perbedaan yang tidak dapat didamaikan.

Hubungan mereka berakhir pada Januari 2022 ketika Brin mengajukan gugatan cerai. Karena Shanahan dan Brin menandatangani perjanjian pranikah, maka saat ini mereka sedang menegosiasikan persyaratan perceraiannya.

Lantas, siapa Nicole Shanahan yang menjadi perhatian publik atas persoalan di antara Musk dan Brin?

Menurut profil LinkedIn-nya, Nicole Shanahan lulusan dari University of Puget Sound dalam menempuh ekonomi, studi Asia, dan bahasa Mandarin. Adapun, dia memperoleh gelar sarjana hukum di Universitas Santa Clara dan mengikuti pertukaran pelajar di National University of Singapore.

Nicole Shanahan merupakan seorang pengacara dan peneliti di CodeX, Stanford Center for Legal Informatics. Dia juga pendiri dan CEO dari ClearAccessIP — sebuah firma berbasis di Palo Alto yang membantu pemilik paten mengelola dan memonetisasi hak kekayaan intelektual mereka. Namun, pada 2020 ClearAccessIP diakuisisi oleh saingannya IPwe.

Adapun, pada 2019 Shanahan memulai yayasannya sendiri yang bernama Bia-Echo. Dia menjanjikan $100 juta untuk umur panjang reproduksi — akses ke teknologi medis yang membantu perempuan melahirkan anak di kemudian hari — dan reformasi peradilan pidana, bersama dengan isu-isu lainnya.

“Saya ingin menyampaikan hal itu dan meyakinkan semua orang bahwa saya berkomitmen seperti biasa untuk mendedikasikan pekerjaan hidup saya untuk keadilan sosial, solusi iklim, dan demokrasi yang penuh perhatian dan penuh perhatian,” kata Shanahan dalam sebuah wawancara bulan ini.

Diketahui, mantan istri Brin ini pendukung organisasi berhaluan kiri dan kandidat politik Demokrat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elon musk Sergey Brin tesla
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top