Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Diabetes Melitus Tipe 1

Ada sebanyak 1.211.900 anak-anak dan remaja di bawah umur 20 tahun diperkirakan menderita Diabetes Tipe 1 secara global.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 29 Juli 2022  |  08:23 WIB
Ini Cara Optimalkan Tumbuh Kembang Anak  Diabetes Melitus Tipe 1
Ilustrasi perawat memeriksa gula darah pada anak yang memiliki penyakit diabetes - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Diabetes Melitus Tipe 1 (DM1) adalah kondisi serius di mana kadar glukosa darah meningkat terlalu tinggi karena tubuh tidak dapat membuat hormon insulin.

Keadaan ini disebabkan oleh reaksi autoimun, di mana sistem pertahanan tubuh menyerang sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin. Akibatnya, tubuh hanya memproduksi sedikit insulin atau tidak sama sekali. Selain itu, kondisi genetik seseorang dan lingkungan juga menjadi penyebab dari DM 1.

Tipe ini tidak memandang usia dan umumnya dialami oleh anak-anak atau dewasa muda. "International Diabetes Federation (IDF) Atlas 10th Edition 2021", mencatat ada sebanyak 1.211.900 anak-anak dan remaja di bawah umur 20 tahun diperkirakan menderita Diabetes Tipe 1 secara global.

Menurut dr. Faisal Al Bukkar, Sp.A, bahwa ada berbagai macam gejala umum dari Diabetes Melitus yang perlu kita ketahui dan juga dialami oleh anak-anak. “Poliuria (sering buar air kecil), Polidipsi (sering merasa haus), Polifagia (banyak makan), berat badan menurun, dan merasa lemas,” tutur dr. Faisal pada webinar “Hari Anak Nasional 2022, Tumbuh Kembang Optimal dengan Diabetes Melitus Tipe 1” yang diselenggarakan oleh mGanik Care, dikutip Jumat (29/7/2022).

Selain itu, dr. Faisal menerangkan jika gejala-gejala tersebut dialami oleh anak, orang tua harus membawanya langsung ke dokter dan meminta untuk dilakukan tes glukosa darah. “Tujuan pengobatan dan tatalaksana Diabetes Melitus Tipe 1 adalah untuk mencegah anak bebas dari gejala penyakit, terhindar dari komplikasi, mendukung dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak, serta membantu dalam mengontrol metabolik yang baik tanpa menimbulkan hipoglikemia atau gula darah rendah,” ujar dr. Faisal.

Hal lain yang juga ditambahkan oleh dr. Faisal, selain rutin melakukan kontrol gula darah sehingga tetap terkendali, beliau mengarahkan bahwa anak perlu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang nya. “Orang tua perlu mengarahkan anak dengan Diabetes Melitus untuk memenuhi asupan makanan bergizi,” ungkap dr. Faisal.

Merespon terkait meningkatnya prevalensi Diabetes Melitus Tipe 1 pada anak di Indonesia, Jessica Rukmanto, Co-Founder mGanik Group mengatakan bahwa orang tua perlu mendukung dan membantu anak-anak dalam mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat.

Hal ini bertujuan untuk membantu mereka dalam menjalani pemulihan kesehatan serta tumbuh kembangnya. Lebih dari itu, mGanik turut memberikan dukungan terhadap anak-anak dalam memotivasi mereka untuk terus memiliki semangat dalam menjalani pemulihan dengan peluncuran video spesial “Hari Anak Nasional 2022” di kanal YouTube dan Instagram mGanik Group.

“Kami memahami bagaimana peran serta dari orang tua untuk membantu tumbuh kembang anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1, dalam memastikan kadar glukosa darah tetap terkontrol serta memenuhi gizi seimbang nya. Dukungan dari orang tua menjadi semangat tersendiri untuk anak-anak dapat tumbuh kembang secara optimal,” sahut Jessica.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes tumbuh kembang anak
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top