Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengabdi Setan 2: Communion, Teror Tanpa Akhir 'Ibu'

Nuansa kengerian dan ketakutan masih menjadi 'teror' dalam Pengabdi Setan 2 ini, termasuk juga dengan adegan jumpscare yang membuat penontonnya terkaget-kaget.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  18:40 WIB
Pengabdi Setan 2: Communion, Teror Tanpa Akhir 'Ibu'
Poster film "Pengabdi Setan" - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Mampu menarik penonton hingga 2 juta sejak tayang pada 4 Agustus, Pengabdi Setan 2: Communion digadang-gadang bakal jadi film horor Indonesia selanjutnya yang bakal meraup rekor penonton terbanyak.

Sebelumnya, KKN di Desa Penari sukses mencatat jumlah penonton lebih dari 9 juta orang.

Nuansa kengerian dan ketakutan masih menjadi 'teror' dalam Pengabdi Setan 2 ini, termasuk juga dengan adegan jumpscare yang membuat penontonnya terkaget-kaget sepanjang menonton.

Adegan jumpscare ini juga membuat sukses membuat penonton tegang sepanjang film berdurasi hampir 2 jam itu.

Joko Anwar, sukses menghadirkan kembali sosok 'Ibu' tokoh utama film ini yang membuat penonton bergidik setiap kehadirannya. 

Jika di Pengabdi Setan 1 lokasi syuting di lingkungan rumah di pedesaan, maka di Pengabdi Setan 2 ini Joko Anwar sang sutradara memilih rumah susun sebagai lokasi pengambilan film.

Meskipun berada di perkotaan, namun nuansa seram di film ini tetaplah kental. Apalagi, disebut-sebut rumah susun itu adalah hunian kosong yang terbengkalai selama belasan tahun.

Plus, lorong-lorong khas rumah susun menambah kesan misteri dan membawa penonton seolah berada di lokasi tersebut dan ikut merasakan kengerian seperti para pemainnya.

Pengabdi Setan 2 bercerita mengenai Rini (Tara Basro) dan adik-adiknya, Toni (Muhammad Adhiyat) dan Bondi (Nasar Annuz), serta Bapak (Bront Palarae). Rini tinggal di rumah susun karena percaya tinggal di rumah susun aman jika terjadi sesuatu karena ada banyak orang.

Sayangnya, mereka segera menyadari bahwa tinggal bersama banyak orang mungkin juga sangat berbahaya, jika mereka tidak sangat mengenali siapa saja yang menjadi tetangga mereka. Pada sebuah malam penuh teror, Rini dan keluarganya harus kembali menyelamatkan diri.

Dalam pengalaman Bisnis menyaksikan film tersebut, ada beberapa adegan jumpscare yang cukup membuat jantung berdetak kencang, bahkan beberapa penonton juga berteriak hampir melompat saat menyaksikannya.

Penampakan pocong di sekuel Pengabdi Setan 2 ini juga menjadi jumpscare yang mungkin paling bikin merinding.

Bagi Anda yang ingin menonton Pengabdi Setan 2, berikut suasana mencekam yang dihadirkan dalam film ini yang bisa memacu adrenalin Anda.

Pertama, lorong rusun yang sepi tanpa ada satupun orang, tentu pasti membuat Anda harus beberapa kali menengok kanan kiri. Dalam salah satu adegan, Rini harus membuang sampah di malam hari, sendirian.

Kedua, minimnya penerangan di dalam gedung rusun yang berbentuk lorong, tentu saja menambah rasa ketakutan di hati siapapun. Apalagi jika hanya bisa menerangi ruangan dengan senter dan korek api tanpa bantuan lampu listrik.

Di film ini juga menghadirkan adegan gangguan saat salat, dimana biasanya orang merasa tidak akan ada gangguan saat beribadah dan mengusir mahluk halus.

Untuk menciptakan kesan yang nyata saat terjadi banjir, Joko Anwar sengaja membawa 26 tangki air untuk merendam satu lantai rusun tersebut, dan hal itu sukses menampilkan adegan basement yang dibanjiri air.

Ditambah dengan listrik yang konslet, sehingga siapapun yang masuk ke air tersebut pasti akan kena setrum karena aliran listriknya. Di adegan ini, pemain bukan hanya ketakutan akan gangguan mahluk halus, namun juga ancaman tenggelam atau mati karena tersengat listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengabdi setan film indonesia horor joko anwar
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top