Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Gejala, Penyebab dan Bahaya Salmonella Meningitis

Meningitis bakterialis adalah penyakit meningitis kelas serius yang dapat menular  dan mempengaruhi selaput otak dan sumsum tulang belakang.
1

Gejala meningitis salmonella

Infeksi Salmonella bervariasi dalam tingkat keparahannya dan dapat menyebabkan berbagai gejala termasuk kram perut, diare, dan demam. - istimewa
Infeksi Salmonella bervariasi dalam tingkat keparahannya dan dapat menyebabkan berbagai gejala termasuk kram perut, diare, dan demam. - istimewa
Bagikan

Gejala meningitis salmonella mirip dengan bentuk meningitis lainnya. Mereka bisa datang tiba-tiba dan meningkat dengan cepat. Pada orang dewasa, gejalanya meliputi:

- Agitasi

- Panas dingin

- Tangan dan kaki dingin

- Demam

- Nyeri sendi

- Sensitivitas cahaya

- Perubahan mental

- Mual atau muntah

- Pernapasan cepat

- Sakit kepala parah

- Leher kaku


Pada bayi dan anak kecil, gejala meningitis salmonella mungkin termasuk:

- Fontanel menonjol

- Kejang

- Kepala dan leher melengkung ke belakang dalam postur ke belakang yang tidak biasa yang disebut opisthotonos

- Lekas marah dan menangis

- Demam

- Kurang nafsu makan atau makan

- Lesu atau koma

- Ruam, termasuk kulit pucat atau bernoda

- Muntah


Bahaya Salmonella Meningitis 

Perawatan cepat sangat penting dilakukan untuk menekan kemungkinan-kemungkinan terburuk. Namun, jika pengobatan tertunda, seseorang dengan meningitis salmonella dapat mengalami perubahan fisik permanen yang serius, termasuk:

Kerusakan otak

Penumpukan cairan antara tengkorak dan otak (hidrosefalus)

Gangguan pendengaran

Kehilangan anggota tubuh

Kerusakan sistem saraf

Kejang

Kematian


Bayi yang mengalami penyakit ini mungkin memerlukan evaluasi tindak lanjut tambahan untuk memastikan mereka mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan dengan tepat.


Pilihan pengobatan untuk meningitis salmonella

Setelah melakukan pemeriksaan fisik, seorang profesional medis dapat menggunakan pungsi lumbal, tes darah, rontgen dada, atau CT scan untuk mendiagnosis meningitis salmonella. Dari sana, pengobatan akan segera dimulai dibawah pengawasan tenaga medis professional.

Pengobatan utama untuk meningitis salmonella adalah konsumsi antibiotik  yang biasanya diberikan melalui vena (IV) selama beberapa minggu. Perawatan tambahan mungkin dapat berupa cairan IV, oksigen, dan obat-obatan untuk mengobati gejala meningitis yang serius, seperti pembengkakan otak, kejang, dan syok. Penanganan yang tepat dan dini sangat dibutuhkan dalam kasus penyakit ini.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

salmonella Gejala Penyakit kesehatan
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top