Stres banyak kerja. Karena jika Anda memaksa tubuh untuk bekerja hingga lebih dari 55 jam selama sepekan, risikonya dapat merusak dan berlaku untuk jangka panjang. /Repro
Relationship

Kiat Atasi Stres Finansial yang Berdampak pada Kinerja Kerja

Widya Islamiati
Sabtu, 8 Oktober 2022 - 02:52
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kekhawatiran tentang masalah keuangan kerap kali menjadi permasalahan pelik bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, terlebih bagi yang berstatus sebagai pegawai atau karyawan.

Menurut laporan Mercer Marsh Benefits, lebih dari sepertiga (37%) karyawan Indonesia mengalami stres sehari-harinya dan satu dari tiga memiliki kondisi finansial yang lebih buruk dari sebelumnya.

Hal ini tentu mempengaruhi mental karyawan dan akan berakibat pada kualitas kinerja. Sehingga secara tidak langsung, berdampak pada perusahaan. Karena, karyawan cenderung akan fokus terhadap permasalahan keuangan pribadi daripada pekerjaan.

Berikut ini lima cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk meringankan stres karyawan ala wagely.

1. Cari tahu apa yang menjadi kesulitan karyawan

Hal yang terbaik untuk mengetahui kesulitan ataupun stres yang dihadapi oleh karyawan, caranya dengan survei untuk mencari tahu apa yang membuat karyawan stres dan benefit apa yang paling dibutuhkan. Ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk mendukung karyawan. Sehingga akan berdampak lebih baik juga pada kinerjanya dan perusahaan.

2. Tambahkan pelatihan keuangan ke dalam sumber penunjang kesehatan mental

Beberapa orang mungkin akan menganggap urusan finansial adalah urusan pribadi yang cukup sensitif sehingga akan keberatan memberitahu perusahaan mengenai hal ini. Ide untuk memberikan pelatihan pengelolaan finansial bisa menjadi alternatif untuk hal ini. Harapannya bisa berdampak pada kesehatan karyawan.

3. Bantu karyawan mencapai kesejahteraan finansial yang berkelanjutan

Orang yang sedang kebingungan mencari dana darurat biasanya menjadi sasaran empuk para lintah darat ataupun para pelaku usaha pinjaman online. Lama kelaman hal ini bisa berdampak pada kesehatan mental seiring dengan menumpuknya utang dan bunganya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk mengatasi kebutuhan finansial karyawan. Seperti memberikan keringanan bagi karyawan yang ingin mengambil gaji sebelum waktunya seperti yang ada dalam program earned wage access (EWA). Ini diharapkan bisa membantu kesulitan dan stres finansial.

4. Tingkatkan literasi keuangan karyawan Anda

Mewujudkan tujuan finansial dimulai dengan literasi keuangan. Apa pun bentuknya, baik itu kelas; pelatihan; workshop; akan sangat membantu karyawan agar tidak terlalu cemas dan stres mengenai uang. Saat karyawan hendak menghadapi keputusan terbesar dalam hidup, seperti membeli rumah dan membayar pendidikan anak, mereka perlu memahami pentingnya anggaran, perpajakan, suku bunga, siklus utang, dan lain-lain.

Pada akhirnya, literasi dapat meningkatkan pengetahuan mengenai keuangan, dan berbekal pengetahuan yang cukup akan membantu karyawan meningkatkan kesejahteraan finansial.

5. Tumbuhkan kesadaran terhadap kesehatan mental di tempat kerja

Salah satu hal yang sering membuat karyawan tidak betah bekerja di suatu perusahaan adalah lingkungan kerja yang tidak mendukung. Termasuk kesadaran tentang kesehatan mental yang kerap kali diabaikan oleh sesama karyawan ataupun atasan. Jika semua komponen perusahaan memahamai hal tersebut, satu penyebab tidak betahnya karyawan bisa teratasi.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk membantu karyawan mengurangi stres masalah finansial. Sudah saatnya untuk memberikan mereka dukungan finansial yang akan membuat perbedaan besar tidak hanya pada kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro